TOPIK TERPOPULER
Perenang Amerika Serikat (AS), Michael Phelps, melambaikan tangan ke arah penonton setelah menerima medali perak Olimpiade Rio dari nomor 100 meter gaya kupu-kupu di Olympic Aquatics Stadium, Rio de Janeiro, Brasil, Jumat (12/8/2016) malam waktu setempat atau Sabtu pagi WIB.
CHRISTOPHE SIMON/AFP PHOTO
Perenang Amerika Serikat (AS), Michael Phelps, melambaikan tangan ke arah penonton setelah menerima medali perak Olimpiade Rio dari nomor 100 meter gaya kupu-kupu di Olympic Aquatics Stadium, Rio de Janeiro, Brasil, Jumat (12/8/2016) malam waktu setempat atau Sabtu pagi WIB.

Michael Phelps Laku Lagi Pasca-Rio 2016

JUARA.net - Michael Phelps (31) duduk di kursi, menunggu giliran. Di depannya, perenang Afrika Selatan yang merupakan pesaingnya, Chad le Clos, tengah melakukan pemanasan. Phelps melayangkan tatapan marah. Tatapan maut itu kemudian mendunia.

Penulis: Cristian Gunawan

Adegan itu direka ulang dalam iklan terbaru keping mikro pemroses komputer, Intel. Phelps tampak gusar memakai laptopnya dan di sampingnya duduk Jim Parsons, bintang serial komedi The Big Bang Theory yang berperan sebagai Sheldon Cooper.

“Kenapa wajah Phelps itu muncul? Komputer usang menghambatmu?” kata Parsons.

Ceritanya, perenang itu paham bahwa komputernya bisa lebih cepat.

“Namun, inilah Anda dengan rekor dunia baru komputer paling lambat,” ujar Parsons.

Bukan Phelps yang lambat seperti komputer lama itu. Intel adalah salah satu pihak yang telah mengikat kerja sama dengan sang perenang peraih medali terbanyak di Olimpiade dengan 28 keping, 23 di antaranya emas.

Beberapa perusahaan minuman ditengarai bersaing mendapatkan tanda tangan Phelps di atas kontrak komersial.

Steve Fund, Chief Marketing Officer Intel, mengakui bahwa kubunya mendekati Phelps setelah Olimpiade 2016. Fund menyebut kerja sama dengan pria asal Baltimore, AS, itu tepat dan relevan dengan kampanye Intel.

“Nama Intel terkait kekuatan, performa, dan kecepatan. Olaraga merupakan analogi paling sedehana dalam menghidupkan atribut-atribut itu,” ucap Fund dikutip The Wall Street Journal.

Masa lalu buruk Phelps sudah dilupakan. Setelah Rio, nama Phelps melejit lagi. Perenang berjulukan Flying Fish itu sempat mengalami keterpurukan. Sebagian besar sponsor memutus kontrak setelah Phelps mengemudi dalam keadaan mabuk pada 2014.

Keyakinan

Di Rio 2016, legenda hidup itu bisa membawa pulang lima medali emas dan satu perak kendati diragukan banyak pihak. Kehadiran kembali sponsor mempertegas kebangkitan Phelps.

Data dari Marketing Arm, yang membuat pemeringkatan persepsi terhadap atlet dari jajak pendapat online, menunjukkan lesatan Phelps sebanyak seribu titik pasca-Rio.

“Ia lebih jauh memapankan diri sebagai salah satu atlet Olimpiade terbaik. Pandangan konsumen terhadap dirinya memberikan keyakinan yang lebih besar kepada produsen,” sebut Matt Fleming, Direktur Marketing Arm.

Phelps adalah seorang juara. Niatnya memperbaiki diri, fokus berlatih, dan menjaga bentuk tubuh setelah London 2012 berbuah sangat manis. Ia kini senang menhabiskan waktu dengan putranya yang masih bayi, Boomer, dan tunangannya, Nicole Johnson.

[video]http://video.kompas.com/e/5168254159001_v1_pjuara[/video]

  • Penulis : Tabloid Bola
  • Editor : Firzie A. Idris
  • Sumber: Tabloid Bola
TOPIK :

Komentar