TOPIK TERPOPULER
Pebulu tangkis Denmark, Viktor Axelsen, mengembalikan pukulan lawannya dari Taiwan, Chou Tien Chen, dalam partai final putra Turnamen India Terbuka di New Dehli, (2/4/2017).
SAJJAD HUSSAIN/AFP
Pebulu tangkis Denmark, Viktor Axelsen, mengembalikan pukulan lawannya dari Taiwan, Chou Tien Chen, dalam partai final putra Turnamen India Terbuka di New Dehli, (2/4/2017).

Tekad Viktor Axelsen untuk Raih Gelar Juara Dunia

JUARA.NET, KOPENHAGEN - Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, sedang mengincar gelar pada Kejuaraan Dunia 2017 yang akan digelar di Emirates Arena, Glasgow, Skotlandia, 21-27 Agustus mendatang.

Namun, untuk bisa meraih gelar tersebut dia harus bisa mengatasi lawan-lawan tangguh di sektor tunggal putra. Apalagi, China memiliki empat wakil pada kejuaraan tersebut.

"Peluang juara di sektor tunggal putra terbuka terbuka lebar sekarang. Ada banyak pemain bagus di sektor ini," kata Axelsen.

"Saya harus melalui banyak rintangan untuk memenangi gelar juara dunia. Kidambi Srikanth (India), Lee Chong Wei (Malaysia), dan Chen Long (China) tetap menjadi ancaman serius bagi saya," ucap pebulu tangkis berusia 23 tahun ini.

 

Axelsen akan turun sebagai unggulan ketiga pada kejuaraan dunia nanti. Pada babak pertama, dia menghadapi Takuma Ueda (Jepang).

Sekitar dua pekan menuju kejuaraan dunia, Axelsen baru saja pulih dari cedera kaki. Dia kini sedang berlatih keras dan antusias menyambut turnamen tersebut.

 

Mistakes happen from time to time 有时候,失误很难避免

Sebuah kiriman dibagikan oleh viktoraxelsen (@viktoraxelsen) pada

"Saya memiliki sedikit masalah dengan kaki saya, tetapi sekarang sudah terkendali. Saya mencoba untuk mendapatkan kembali ritme permainan. Semoga saya bisa fit dan dalam kondisi bagus selama turnamen berlangsung," tutur Axelsen.

"Saya selalu bermimpi menjadi juara dunia sejak masih kecil. Meraih gelar pada kejuaraan dunia akan menjadi prestasi terbesar dalam karier saya sebagai pebulu tangkis," aku Axelsen.

Pada kejuaraan dunia 2015 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, langkah Axelsen terhenti pada babak perempat final. Saat itu, dia dikalahkan Chen Long (China), 18-21, 29-30.

Axelsen tercatat pernah meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia 2014 yang digelar di Kopenhagen, Denmark.

  • Editor : Delia Mustikasari
  • Sumber: badmintonplanet.com
TOPIK :

Komentar