TOPIK TERPOPULER
Selebrasi Cristiano Ronaldo setelah timnya keluar menjadi pemenang La Liga Musim 2016/17  melawan Malaga di La Rosaleda Stadium, 21 Mei 2017.
AITOR ALCALDE/GETTY IMAGES
Selebrasi Cristiano Ronaldo setelah timnya keluar menjadi pemenang La Liga Musim 2016/17 melawan Malaga di La Rosaleda Stadium, 21 Mei 2017.

Mungkinkah Ronaldo dan Mourinho Bersatu Kembali?

JUARA.net - Eks Presiden Real Madrid, Ramon Calderon, memprediksi bahwa Cristiano Ronaldo bisa kembali ke Manchester United, meskipun Jose Mourinho memegang kendali di Old Trafford.

Kemungkinan Ronaldo hengkang dari Real Madrid diembuskan dua media ternama Portugal, Record dan A Bola. Penyerang berusia 32 tahun itu disebut sudah berbicara dengan Presiden Florentino Perez untuk mengakhiri kiprahnya di Santiago Bernabeu.

Alasannya, Ronaldo merasa kecewa terhadap tudingan penggelapan pajak senilai 14,7 juta euro (sekitar Rp 218,864 miliar) oleh Kejaksaan Spanyol.

Manchester United dianggap sebagai destinasi pas karena memiliki kondisi finansial bagus. Hanya, dengan kehadiran Jose Mourinho yang sempat berseteru dengan Ronaldo di Real Madrid, mungkinkah transfer terwujud?

"Hubungan keduanya di Real Madrid memang tidak begitu bagus. Namun, itu bukan berarti Ronaldo tidak ingin kembali ke Manchester United," tutur Calderon.

"Ronaldo menunda kepindahannya ke Real Madrid untuk satu tahun karena Alex Ferguson seperti ayah buat dia. Dia mencintai klub, suporter, dan kotanya," ucap pria yang mundur dari Real Madrid pada 2009 itu.

Baca juga: Pemain Real Madrid Tolak Transfer Messi

Dinilai Calderon, kepulangan Ronaldo ke Old Trafford sudah mendekati kenyataan. Sebab, pemain berusia 32 tahun itu dikenal sebagai sosok yang sulit menarik keputusannya.

Salah satu contohnya adalah musim panas 2009, ketika Ronaldo merampungkan kepindahannya dari Manchester United ke Real Madrid.

"Situasinya sama saat kami merekrut Ronaldo. Dia mengatakan, 'Saya ingin pergi'. Itulah yang terjadi," kata Calderon.

Untuk merealisasikan prediksi Calderon, tim beralias Setan Merah harus merogoh kocek cukup dalam. Real Madrid menuntut "mahar" 180 juta euro (sekitar Rp 2,6 triliun) dari klub peminat.

Pengeluaran bisa melonjak hingga 400 juta euro mencakup gaji dan bonus untuk kapten tim nasional Portugal itu.

 

TOPIK :

Komentar