Istora Senayan, Tempat Terakhir Lilyana Natsir Berlaga sebagai Pebulu Tangkis

By Nugyasa Laksamana - Rabu, 28 November 2018 | 04:27 WIB
Pasangan ganda campuran nasional Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, saat menjalani pertandingan melawan Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai (Malaysia) pada babak kesatu turnamen Fuzhou China Open 2018 di Haixia Olympic Sports Center, Selasa (6/11/2018).
BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda campuran nasional Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, saat menjalani pertandingan melawan Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai (Malaysia) pada babak kesatu turnamen Fuzhou China Open 2018 di Haixia Olympic Sports Center, Selasa (6/11/2018).

Pebulu tangkis spesialis ganda campuran nasional Indonesia, Liliyana Natsir, memastikan diri bakal melakoni laga terakhirnya di Istora Senayan.  

Hal ini diucapkan langsung Liliyana Natsir saat diwawancara Badminton Indonesia yang dilansir BolaSport.com, Selasa (27/11/2018).

Atlet tepok bulu yang akrab disapa Butet itu menyebut Indonesia Masters 2019 bakal menjadi turnamen penutup perjalanan kariernya.

"Tadinya, tidak terpikir akan main di Indonesia Masters 2019 sebagai turnamen terakhir," tutur Liliyana.

"Namun, setelah diskusi dengan pelatih dan tim PBSI, akhirnya diputuskan saya akan tampil dengan Owi (panggilan Tontowi Ahmad) untuk terakhir kali di Istora," kata Liliyana lagi.

Berdasarkan jadwal, Indonesia Masters 2019 yang masuk ke dalam kategori BWF World Tour Super 500 akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 22-27 Januari tahun depan.

Tahun lalu, duet Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir keluar sebagai runner-up.

Mereka gagal naik ke podium kampiun setelah dikalahkan wakil China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong.

Berkaca pada hasil tersebut plus rencana gantung raket, Liliyana pun bertekad untuk meraih hasil optimal sebagai penutup perjalanan karier.

Editor : Nugyasa Laksamana
Sumber : BolaSport.com

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X