GP Singapura 2018 Jadi Penentu Lepasnya Kans Sebastian Vettel Juarai F1 2018

By Delia Mustikasari - Rabu, 31 Oktober 2018 | 19:38 WIB
 Lewis Hamilton (kiri) dan Sebastian Vettel (kanan) setelah menyelesaikan balapan GP Singapura di Sirkuit Jalan Raya Marina Bay, Minggu (16/9/2018).
DOK. FORMULA 1
Lewis Hamilton (kiri) dan Sebastian Vettel (kanan) setelah menyelesaikan balapan GP Singapura di Sirkuit Jalan Raya Marina Bay, Minggu (16/9/2018).

Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel, menilai bahwa balapan GP Singapura, 16 September lalu merupakan titik balik titel juara dunia 2018 lepas dari tangannya.  

Sebastian Vettel (Ferrari) melesat jauh meninggalkan rivalnya, Lewis Hamilton (Mercedes) pada paruh pertama musim ini.

Tetapi, Sebastian Vettel kembali tertinggal setelah gagal finis pada GP Jerman, 22 Juli lalu.



Selanjutnya, Sebastian Vettel dan Lewis Hamilton (Mercedes) terlibat insiden di tikungan 4 pada balapan GP Italia, 2 September lalu. Puncaknnya, gelar juara dunia akhirnya lepas di tangan Vettel pada GP Singapura.

"Ini Singapura bagi saya. Dari sana kami tidak memiliki kecepatan bersaing dengan Mercedes pada beberapa balapan. Selanjutnya, ada beberapa hal lain yang tidak membantu," kata Vettel seperti dilansir BolaSport.com dari Speedweek.

"Kami tidak dapat mencetak poin karena beberapa kesalahan yang kami dan saya lakukan," ucap Vettel menjelaskan.

Vettel mengaku bahwa saat terlempar keluar saat memimpin balapan di rumah sendiri di Hockenheim adalah sesuatu yang mahal.

"Saya telah membuat lebih banyak kesalahan tahun ini. Bahkan, itu (GP Jerman) mungkin yang paling mahal. Jika Anda menekan dengan kuat, kadang-kadang Anda menekan terlalu keras," katanya.

Baca juga:

Tetapi, Vettel mengatakan bahwa dia tidak membiarkan hal itu memengaruhi dirinya secara psikologis

Editor : Nugyasa Laksamana
Sumber : BolaSport.com

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X