Jadi Pemain Nomor Satu Dunia Lagi, Tai Tzu Ying Khawatirkan Performanya

By Any Hidayati - Senin, 30 April 2018 | 18:36 WIB
Ekspresi Tai Tzu Ying (Taiwan) usai menang 21-19, 22-20 atas Chen Yufei (China) di final Kejuaraan Asia 2018 pada Minggu (29/4/2018) di Wuhan Sports Center, Wuhan, China.
Youtube.com
Ekspresi Tai Tzu Ying (Taiwan) usai menang 21-19, 22-20 atas Chen Yufei (China) di final Kejuaraan Asia 2018 pada Minggu (29/4/2018) di Wuhan Sports Center, Wuhan, China.

Kembali berhasil menjadi pemain tunggal putri nomor satu dunia tak membuat Tai Tzu Ying tenang dengan gaya permainan yang ditampilkannya.

Hal ini diungkapkan oleh tunggal putri Taiwan tersebut usai menang atas Chen Yufei (China) pada partai final Kejuaraan Asia 2018, Minggu (29/4/2018).

Tai Tzu Ying harus bersusah payah untuk menang 21-19, 22-20 atas Chen dalam laga yang digelar di Wuhan Sports Center, China, tersebut.

"Waktu telah berganti dan perubahan terjadi dengan cepat. Musuh saya telah mempelajari gaya bermain saya dan membuat saya kepayahan sendiri," ujar Tai Tzu Ying menjelaskan.

Pebulu tangkis 23 tahun tersebut pun tak menampik jika suatu hari akan lebih banyak lagi tunggal putri yang bisa melampauinya.


Chen Yufei (kiri), Tai Tzu Ying (tengah), dan Sung Ji-hyun (kanan) berdiri di podium tunggal putri Kejuaraan Asia 2018. (BWFBADMINTON.COM)

"Tinggal menunggu waktu saja saat para lawan saya mulai bisa mengalahkan saya," ujar Tai Tzu Ying lagi.

Perkataan Tai Tzu Ying terbukti saat dirinya yang lebih dari 70 pekan merajai klasemen tunggal putri dunia sempat turun kasta karena Akane Yamaguchi (Jepang).

Tai Tzu Ying mulai tergeser dan menjadi tunggal putri nomor dua dunia pada pekan ke-16 musim 2018 atau terhitung sejak Kamis (19/4/2018).

"Masa-masa di mana saya merasa menjadi yang terbaik dengan gaya permainan ini sudah berlalu," tutur kampiun Kejuaraan Asia 2017 dan 2018 tersebut.



Editor :
Sumber : BolaSport.com

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X