NBA All-Star 2018, Upaya Merawat Pasar

By Jumat, 23 Februari 2018 | 23:57 WIB
Pebasket bintang Cleveland Cavaliers yang memimpin Tim LeBron, LeBron James, berupaya melewati penjagaan Giannis Antetokounmpo dari Tim Stephen pada laga NBA All Star 2018 yang berlangsung di Staples Center, Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS), Minggu (18/2/2018) malam waktu setempat atau Senin pagi WIB.
KEVORK DJANSEZIAN/AFP PHOTO
Pebasket bintang Cleveland Cavaliers yang memimpin Tim LeBron, LeBron James, berupaya melewati penjagaan Giannis Antetokounmpo dari Tim Stephen pada laga NBA All Star 2018 yang berlangsung di Staples Center, Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS), Minggu (18/2/2018) malam waktu setempat atau Senin pagi WIB.

Untuk pertama kalinya, format gim NBA All-Star 2018 berubah dari tradisi Wilayah Timur vs Wilayah Barat menjadi Tim LeBron James vs Tim Stephen Curry.

Penulis: Persiana Galih

Tujuannya tak lain mendapatkan perhatian sebesar-besarnya dari seluruh dunia. Apakah upaya mereka sukses?

Jawabannya tergantung sudut pandang.

Gim NBA All-Star 2018 mengalami penurunan jumlah penonton dari 7,8 juta pemirsa pada 2017 menjadi 7,7 juta pada 2018.

(Baca Juga: PSMS Medan Resmi Gandeng Sponsor Baru untuk Liga 1)

Fakta itu tentu mengecewakan. Tapi, sebenarnya penurunan itu dapat dimaklumi.

Gim NBA All-Star 2018 yang digelar pada Minggu (18/2/2018) waktu Amerika Serikat bertepatan dengan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018.

Olimpiade tentu menyedot sebagian besar pasar NBA.

Namun, dengan format baru, NBA diklaim berhasil meredam penonton yang minggat.



Editor : Dwi Widijatmiko
Sumber : Tabloid BOLA

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X