Conte Terkesan dengan Ketegaran Fans Middlesbrough

By Verdi Hendrawan - Selasa, 9 Mei 2017 | 09:03 WIB
Manajer Chelsea, Antonio Conte (kedua dari kiri), menyalami kiper Middlesbrough, Brad Guzan, seusai pertandingan Liga Inggris 2016-2017 di Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, pada Senin (8/5/2017).
MICHAEL STEELE/GETTY IMAGES
Manajer Chelsea, Antonio Conte (kedua dari kiri), menyalami kiper Middlesbrough, Brad Guzan, seusai pertandingan Liga Inggris 2016-2017 di Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, pada Senin (8/5/2017).

Middlesbrough dipastikan terdegradasi setelah takluk 0-3 dari Chelsea pada pekan ke-36 Premier League atau kasta tertinggi Liga Inggris di Stamford Bridge, Senin (8/5/2017).

Middlesbrough harus menerima kenyataan pahit tersebut setelah gawang mereka diberondong tiga gol oleh pemain Chelsea, yaitu Diego Costa (menit ke-23'), Marcos Alonso (34'), dan Nemanja Matic (65').

Dengan perolehan 28 poin dan sisa dua pertandingan, Middlesbrough tidak akan lagi mampu mengejar 35 poin yang dimilik Swansea City sebagai tim terbawah yang berada di luar zona degradasi.

Kepastian degradasi ini adalah kali keempat dirasakan oleh Middlesbrough di sepanjang sejarah Premier League. The Boro menyamai rekor degradasi terbanyak yang sebelumnya dipegang oleh Crystal Palace dan Norwich City, serta Sunderland yang juga terdegradasi pada musim ini.


Meski memilukan, tetapi ada sesuatu hal yang membuat manajer Chelsea, Antonio Conte, berdecak kagum. Pada musim pertamanya mengembara ke Inggris, manajer berusia 47 tahun itu menyaksikan momen mengharukan yang belum pernah ia temui sebelumnya.

Momen yang dimaksud adalah ketegaran dan kesetiaan fans Middlesbrough yang rela datang jauh-jauh ke Stamford Bridge untuk memberikan dukungan kepada tim, meski hampir dipastikan terdegradasi ke Championship musim depan.

Dalam posisi di ujung tanduk, fans Middlesbrough tetap bernyanyi dan memberikan dukungan kepada tim di tribune Stamford Bridge. Hal tersebut belum pernah dilihat Conte di negara lain, terutama di negara asalnya, Italia.

Baca Juga:

"Hanya di Inggris Anda dapat melihat dukungan seperti ini. Sebelumnya, saya tidak pernah melihat hal tersebut," ucap Conte kepada BBC.

"Sangat bagus setiap melihat sebuah tim terus bertarung dengan segenap kekuatan yang dimiliki. Mereka terdegradasi dan para pendukung tetap memberikan dukungan, sesuatu yang harus dicontoh negara lain," tuturnya.



Editor : Aloysius Gonsaga
Sumber : BBC

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X