Formasi 4-4-2 Paling Lazim di Premier League

By Kamis, 17 November 2016 | 15:31 WIB
Bek Chelsea, Gary Cahill, dan Kiper Chelsea, Thibaut Courtois, merayakan kemenangan timnya atas Southampton dalam laga lanjutan Premier League 2016-2017 di Stadion St Mary's, Southampton, pada 30 Oktober 2016.
IAN WALTON/GETTY IMAGES
Bek Chelsea, Gary Cahill, dan Kiper Chelsea, Thibaut Courtois, merayakan kemenangan timnya atas Southampton dalam laga lanjutan Premier League 2016-2017 di Stadion St Mary's, Southampton, pada 30 Oktober 2016.

Mungkin masih ada yang ingat soal formasi 3-4-3 yang naik daun ketika dipakai oleh tim nasional Belanda era Johan Cruyff.

Penulis: Dian Savitri

Dengan formasi itu, Belanda sukses lolos ke final Piala Dunia 1974 dan 1978, walau gagal menjadi juara.

Formasi tiga bek yang melibatkan sebuah klub Inggris adalah pada final Liga Champion 2005.

Liverpool, di bawah asuhan Rafael Benitez, mengawali dengan sistem 4-4-2.

Berhubung tertinggal 0-3 pada babak pertama, Benitez kemudian mengubah formasi menjadi 3-5-2. Semata hanya untuk mengurangi defisit gol. The rest is history.

Di Premier League, para klub yang menjadi juara dari musim ke musim mayoritas tidak memakai sistem yang hanya memasang tiga bek.

Sir Alex Ferguson pernah memakai sistem tiga bek pada awal-awal bergulirnya Premier League, namun itu bukan formasi utama.

Sebagian besar klub juara Premier League memakai formasi 4-4-2, menjadikan sistem itu yang paling lazim dipakai. Karena itu, keputusan Conte dengan tiga bek akan ditunggu seperti apa hasil akhirnya.



Editor : Firzie A. Idris
Sumber : Tabloid BOLA

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X