Lleyton Hewitt Gantung Raket Setelah Kalah di Babak Kedua Australia Terbuka

By Kamis, 21 Januari 2016 | 20:22 WIB
Petenis Australia, Lleyton Hewitt (kanan), berjabat tangan dengan David Ferrer (Spanyol, kiri) setelah kalah pada pertandingan babak kedua Australia Terbuka di Rod Laver Arena, Melbourne Park, Kamis (21/1/2016).
PAUL CROCK/AFP PHOTO
Petenis Australia, Lleyton Hewitt (kanan), berjabat tangan dengan David Ferrer (Spanyol, kiri) setelah kalah pada pertandingan babak kedua Australia Terbuka di Rod Laver Arena, Melbourne Park, Kamis (21/1/2016).

Petenis Australia, Lleyton Hewitt, memutuskan gantung raket sebagai petenis profesional setelah dikalahkan unggulan keenam David Ferrer (Spanyol), di babak kedua Australia Terbuka.

Hewitt yang sudah berkiprah sebagai petenis selama 18 tahun itu kalah 2-6, 4-6, 4-6 dari Ferrer pada pertandingan yang digelar di Rod Laver Arena, Melbourne Park, Kamis (21/1/2016).

"Saya telah memberi segala yang saya miliki dan tidak meninggalkan apapun di ruang ganti. Ini merupakan hal yang membanggakan dalam karier saya karena saya sudah tampil 100 persen pada pertandingan ini," kata Hewitt seusai pertandingan.

Petenis 34 tahun itu memang berniat gantung raket setelah tampil di Australia Terbuka 2016. Hewitt tampil pertama kali di babak pertama Australia Terbuka pada 2001.


Petenis Australia, Lleyton Hewitt, mengucapkan salam perpisahan setelah kalah oleh David Ferrer (Spanyol), di babak kedua Australia Terbuka yang digelar di Rod Laver Arena, Melbourne Park, Kamis (21/1/2016).(PAUL CROCK/AFP PHOTO)

"Saya tampil di turnamen ini untuk bersaing dengan pemain lainnya. Rasanya tidak pernah sulit ketika tampil di hadapan penonton yang sangat hebat disini. Rod Laver Arena itu seperti rumah kedua bagi saya. Saya merasa beruntung bisa tampil disini selama 20 tahun berturut-turut," tutur Hewitt.

Sepanjang kariernya, Hewitt sudah mengumpulkan 30 titel juara pada nomor tunggal. Dia juga pernah meraih dua gelar Grand Slam, yaitu Amerika Serikat Terbuka 2001 dan Wimbledon 2002.


Petenis Australia, Lleyton Hewitt, ditemani ketiga anaknya setelah memastikan pensiun sebagai petenis setelah melawan David Ferrer (Spanyol) di babak kedua Australia Terbuka yang digelar di Rod Laver Arena, Melbourne Park, Kamis (21/1/2016).(PAUL CROCK/AFP PHOTO)

Hewitt juga pernah meraih dua gelar juara pada turnamen Association Tennis Proffesional (ATP) pada 2001 dan 2002.

Ketika mengucapkan salam perpisahan, mata Hewitt terlihat agak memerah. Istri Hewitt, Bec terlihat berkaca-kaca menyaksikan momen tersebut.



Editor : Delia Mustikasari
Sumber : ausopen.com

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X