Valentino Rossi Dulunya Mengaku Diremehkan Sang Guru Ketika ingin Jadi Pebalap

By Bayu Nur Cahyo - Rabu, 30 Januari 2019 | 16:44 WIB
Marco Bezzecchi, Valentino Rossi, Francesco Bagnaia, dan Franco Morbidelli, saat FIM MotoGP Awards.
DOK. PECCO42
Marco Bezzecchi, Valentino Rossi, Francesco Bagnaia, dan Franco Morbidelli, saat FIM MotoGP Awards.

JUARA.NET - Valentino Rossi menceritakan saat-saat dirinya masih berada di sekolah dan memilih untuk mengejar mimpinya sebagai seorang pebalap.

Valentino Rossi bercerita bahwa dirinya mengejar karier sebagai seorang pebalap profesional dengan berlatih sejak usia muda.

Namun demikian, Valentino Rossi mengungkapkan bahwa dirinya tak selalu bergelut dengan motor sejak kecil, tetapi dia juga mencoba mengendarai mobil roda tiga.

"Pada tahun 1989, saya mulai melaju dengan minimoto, kemudian di usia 15 tahun saya mencoba Apecar," kata Rossi yang dikutip Juara.net dari GPOne.

Baca Juga : Marc Marquez Kapok Dapat Cedera dan Akan Melaju dengan Berbeda

"Apecar itu saya gunakan pergi ke sekolah, karena dengan motor saya kedinginan saat musim dingin," tutur Rossi menambahkan.

Lebih lanjut, pebalap yang akrab disapa The Doctor itu juga mengakui bahwa saat mengendarai Apecar tersebut, dia sering datang terlambat.

Di samping cerita soal pengalamannya dengan kendaraan bermotor, Rossi juga memiliki cerita soal guru seninya yang sempat meremehkan dia.

"Sekali saya mengatakan kepada guru saya bahwa saya tidak tertarik pada sejarah seni dan dia meresponnya dengan buruk," ujar Rossi.

"Dia kemudian mengatakan, 'Anda tidak berpikir bisa kaya dengan motor-motor itu kan?'" kata dia.



Editor : Imadudin Adam
Sumber : GPOne.com

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X