Aspar Jaelolo Raih Perunggu Speed WR di Moscow

By Imadudin Adam - Senin, 15 April 2019 | 00:45 WIB
Atlet panjat tebing DKI Jakarta, Aspar Jaelolo, saat tampil di Kejurnas Panjat Tebing 2018 di Komple
hidayati
Atlet panjat tebing DKI Jakarta, Aspar Jaelolo, saat tampil di Kejurnas Panjat Tebing 2018 di Komple

JUARA.NET - Atlet panjat tebing nasional Aspar Jaelolo berhasil mencetak medali perunggu di IFSC Climbing Worldcup di Moscow, Rusia, 12-14 April 2019. Medali tersebut didapat dari nomor speed world record putra.

Di babak perebutan perunggu, Aspar berhadapan dengan Long Chao dari China. Aspar unggul dengan catatan waktu 6.083 detik berbanding 10.004 detik.

Sementara emas di speed world record putra diraih oleh Bassa Mawem dari Prancis. Ia mengalahkan Vladislav Deulin dari Rusia dengan catatan waktu 5.656 detik berbanding 11.545 detik.

Aspar Jaelolo mengatakan sebenarnya dia membidik medali emas di gelaran ini. Namun, ia mengaku tetap senang masih bisa mengamankan posisi di peringkat ketiga.

“Untuk seri worldcup di Eropa, ini medali pertama kali. Saya berharap bisa emas, tetapi saya senang bisa dapat perunggu karena saingannya sangat ketat untuk masuk final. Tuan rumah saja menurunkan 15 atlet, jadi saingannya berat,” kata dia usai pertandingan, Jumat (12/4/2019).

Aspar mengaku sempat terpeleset di babak kualifikasi. Hal itu disebabkan ia masih beradaptasi untuk posisi start lantaran baru konsentrasi berlatih speed selama dua minggu di Pelatnas Pra-Olimpiade.

Sementara di nomor speed world record putri, Indonesia harus mengakui keunggulan atlet negara lain. Langkah Spiderwoman Aries Susanti Rahayu terhenti di perempat final saat melawan Anouck Jaubert. Adapun juara pertama hingga ketiga berturut-turut adalah Song Yi Ling dari China, Anouck Jaubert dari Prancis, dan Iuliia Kaplina dari Rusia.

Baca Juga : Hasil Liga Champions - Taklukkan Porto, Liverpool Sudah 1 Kaki di Semifinal

Pelatih Pelatnas Pra-Olimpiade Hendra Basir mengatakan dalam seri worldcup ini ia menargetkan atletnya bisa masuk empat besar baik putra maupun putri. Dari hasil tersebut, Aspar mampu memenuhi target untuk putra, sedangkan putri harus tersisih di perempat final. Namun, ia menilai performa atlet Tanah Air masih on the track.

“Secara peringkat memang kita enggak masuk empat besar (putri), tetapi untuk peringkat combined, Aries masih di peringkat dua di bawah Anouck. Jadi masih aman,” kata Hendra.

Editor : Imadudin Adam
Sumber : FPTI

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X