Manajer Honda Salahkan Ban Belakang Usai Gagal Menang di Austria

By Agung Kurniawan - Kamis, 15 Agustus 2019 | 11:30 WIB
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, kala tampil di salah satu sesi latihan bebas MotoGP Austria 2019, Jumat (9/8/2019)
TWITTER.COM/HRC_MOTOGP
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, kala tampil di salah satu sesi latihan bebas MotoGP Austria 2019, Jumat (9/8/2019)

JUARA.NET - Pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, berhasil meraih kemenangan saat turun pada seri MotoGP Austria 2019.

Pada balapan yang digelar di Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Minggu (11/8/2019) kemarin, Andrea Dovizioso sukses mengalahkan Marc Marquez..

Rider Italia itu sukses meraih kemenangan keduanya pada MotoGP 2019 dengan dramatis setelah sukses melewati Marc Marquez di tikungan terakhir saat balapan memasuki masa penghabisan.

Berkat hasil positif tersebut, Andrea Dovizioso sukses membawa pulang 25 poin dari Austria yang membuatnya memangkas jarak dengan sang pemuncak klasemen, Marc Marquez.

Kemenangan heroik Andrea Dovizioso saat mengaspal di Red Bull Ring lalu turut mengundang Alberto Puig selaku manajer Repsol Honda untu berkomentar.

Alberto Puig menyebut timnya gagal meraih kemenangan di Asutria bukan karena penampilan Dovizioso mumpuni, melainkan karena salah strategi.

Pria 52 tahun itu menyebut kompon ban belakang membuat Marc Marquez gagal untuk meraih kemenangan perdananya di Austria.

Pada saat itu, Marc Marquez sendiri memilih untuk menggunakan kompon soft untuk ban belakang sehingga dia tidak mampu menemukan ritme yang konstan.

Baca Juga: Tanpa Ronaldo, Brace Dybala Menangkan Juventus di Villar Perosa

"Strateginya adalah untuk menenukan ritme yang stabil kemudian memutuskan bagaimana kami ingin tampil," kata Alberto Puig, dilansir BolaSport.com dari PaddcokGP.



Editor : Imadudin Adam
Sumber : BolaSport.com

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X