Thomas dan Uber Cup 2020 Ditunda: Kasubid PBSI Meminta Keadilan

By Fiqri Al Awe - Sabtu, 21 Maret 2020 | 14:10 WIB
Kasubid Hubungan Internasional PP PBSI Bambang Roedyanto
Delia
Kasubid Hubungan Internasional PP PBSI Bambang Roedyanto

JUARA.NET - Kabar penundaan Piala Thomas dan Uber 2020 ditanggapi oleh pihak Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Penangguhan Thomas dan Uber Cup 2020 dilakukan federasi bulutangkis dunia, BWF, mengingat Denmark sebagai tuan rumah memang masih menetapkan aturan lockdown di negaranya.

Selain itu, negara perserta lain juga sedang tidak kondusif karena pandemi ini.

Dilansir Juara.net dari situs resmi PBSI, Kasubid Hubungan Internasional PP PBSI, Bambang Roedyanto, memberikan tanggapannya perihal penangguhan Thomas dan Uber Cup 2020.

Keputusan penundaan Thomas dan Uber CUp 2020 disambut baik oleh pihak PBSI.

"Melihat situasi dan kondisi tuan rumah yang sedang lockdown, keputusan BWF ini memang yang terbaik. Apalagi Piala Thomas dan Uber hanya berjarak sekitaran dua bulan lagi dari sekarang. Opsi menunda adalah yang paling oke. Semoga di Agustus nanti semua sudah membaik" kata Rudy.

Akan tetapi, dia juga mengharapkan keadilan negara-negara peserta dari kontinen lain utuk juga tidak menggelar turnamen selama pandemi corona ini berlangsung.

Baca Juga: Rekomendasi Dokumenter Olahraga Netflix Menarik untuk Ditonton

"Selain itu, kami meminta Continental Championship juga ditunda agar adil, karena turnamen Badminton Asia Championship kan harus ditunda." utas Rudy.



Editor : Imadudin Adam
Sumber : badmintonindonesia.org

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X