Dua Kali Alami Liga Berhenti, Kapten Persib Bandung Tetap Tabah

By Fiqri Al Awe - Sabtu, 4 April 2020 | 10:11 WIB
Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir.
PERSIB.CO.ID
Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir.

JUARA.NET - Pemain yang juga kapten Persib Bandung, Supardi Nasir, bukan hanya satu kali merasakan pahitnya kompetisi liga dihentikan.

Supardi Nasir, yang sudah malang melintang di dunia persepakbolaan Indonesia, juga ikut menjadi korban mangkraknya liga pada tahun 2015.

Saat itu, kompetisi Liga Super Indonesia 2015 yang juga mengambil nama dari sponsor bank asal Qatar, QNB League, dihentikan di tengah jalan.

Dualisme Arema dan Persebaya kala itu dianggap BOPI/Kemenpora sebagai masalah yang kemudian berbuntut dilakukannya tindakan pembekuan.

FIFA menjatuhkan sanksi kepada PSSI setelah pemerintah dianggap ikut campur dan LSI 2015 pun dihentikan.

Baca Juga: Pemain Manchester City Dukung Liverpool Bisa Segera Jadi Juara

Jika saat itu pertentangan antara Kemenpora dan PSSI berakibat mangkraknya liga, saat ini keadaan lebih buruk lagi.

Pandemi COVID-19 yang semakin membuat resah dunia dan Indonesia akhirnya menjadi alasan berhentinya liga untuk saat ini.

Dilansir Juara.net dari Tribun Jabar, Supardi Nasir yang merasakan dua kali penghentian liga merasa cukup berat dengan situasi pembekuan seperti saat ini.

"Situasi ini hampir sama dengan sebelumnya. Berat bagi kami sebagai pemain tentunya ketika menghadapi situasi seperti ini," ungkap Supardi.

Baca Juga: Mangkir dari UFC 249, Tony Ferguson Desak Gelar Milik Khabib Nurmagomedov Dicopot

Namun, pemain yang moncer bersama tandemnya, M. Ridwan, ini merasa tidak berlebihan jika pihak penyelenggara mengambil keputusan menghentikan liga.



YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X