Taliban Larang MMA, Promotor Lokal Minta UFC Bantu Keluar dari Afganistan

By Fiqri Al Awe - Senin, 13 September 2021 | 17:15 WIB
Abdul Wasi Sharifi, presiden ajang tarung mix martial arts atau MMA di Afghanistan yang meminta tolong kepada komunitas tarung termasuk UFC.
INSTAGRAM/ABDUL_WASI_SHARIFI
Abdul Wasi Sharifi, presiden ajang tarung mix martial arts atau MMA di Afghanistan yang meminta tolong kepada komunitas tarung termasuk UFC.

JUARA.NET - Promotor mixed martial arts atau MMA lokal Afganistan, Abdul Wasi Sharifi, meminta komunitas tarung termasuk UFC membantu pihaknya keluar dari negara tersebut.

Jatuhnya Afganistan ke Taliban mengubah beberapa tatanan negara tersebut termasuk dalam dunia olahraga.

Dilansir Juara.net dari BJPenn, Taliban melarang olahraga mixed martial arts atau MMA di Afganistan.

Larangan tersebut baru-baru ini diungkapkan oleh promotor MMA lokal asal Afganistan, Abdul Wasi Sharifi.

Disibak oleh presiden ajang tarung TGFC tersebut, Taliban melarang duel MMA di Afganistan karena tak suka dengan pertarungan manusia di dalam arena yang menyerupai kurungan.

"Hukum mereka (Taliban) melarang penyelenggaraan duel di dalam kurungan (arena tertutup)" ujar Abdul Wasi Sharifi kepada MMA Fighting.

"Ini adalah masalah yang serius. Menurut mereka, manusia tidak boleh bertarung di dalam kurungan seperti hewan."

Baca Juga: Ogah Bahas Konflik Afghanistan, Khabib Nurmagomedov Panen Kecaman



Editor : Dwi Widijatmiko
Sumber : bjpenn.com,MMAFighting.com

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X