Merasa Dizalimi Juri, Calon Raja KW Mau UFC Pakai Sistem Open Scoring

By Reinaldo Suryo Negoro - Sabtu, 16 Oktober 2021 | 20:15 WIB
Petarung kelas bantam, Cory Sandhagen merasa senang Henry Cejudo pensiun.
instagram.com/enterthesandman135
Petarung kelas bantam, Cory Sandhagen merasa senang Henry Cejudo pensiun.

JUARA.NET - Petarung kelas bantam, Cory Sandhagen, mengharapkan ada perubahan pada sistem penilaian duel di UFC setelah merasa dicurangi di pertarungan sebelumnya.

Cory Sandhagen pernah melakoni duel istimewa berupa main event melawan petarung veteran, TJ Dillashaw.

Pada duel yang berlangsung di UFC Vegas 32 itu, Cory Sandhagen terlihat lebih mendominasi dan lebih banyak membuat kerusakan.

Meskipun begitu, setelah duel berakhir, terjadi hal yang tidak terduga.

Petarung berjuluakan Sandman dinyatakan sebagai pihak yang kalah.

Cory Sandhagen kalah dengan skor 48-47, 47-48, 47-48, yang artinya dia kalah dengan keputusan angka tipis.

Merasa dizalimi alias dicurangi juri, Cory Sandhagen pun menyarankan sistem penilaian yang lebih transparan.

Baca Juga: Rob Font Batal Jadi Penantang Titel KW Kelas Bantam karena Hal Ini

 



Editor : Dwi Widijatmiko
Sumber : MMA News

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X