Raja Tinju Dunia Keluhkan Muridnya Terlalu Banyak Buang-buang Waktu

By Dwi Widijatmiko - Sabtu, 13 November 2021 | 11:00 WIB
Canelo Alvarez, Ryan Garcia, dan Oscar De La Hoya.
TWITTER
Canelo Alvarez, Ryan Garcia, dan Oscar De La Hoya.

JUARA.NET - Raja tinju dunia, Canelo Alvarez, menilai petinju muda potensial, Ryan Garcia, terlalu banyak membuang-buang waktu dan tidak berdedikasi 100 persen.

Canelo Alvarez dianggap sebagai raja tinju dunia karena dia menempati peringkat pertama dalam daftar pound-for-pound berbagai institusi.

Status Canelo Alvarez sebagai raja tinju dunia semakin sahih setelah dia menjadi juara sejati di kelas menengah super.

Pada 6 November lalu, setelah meng-KO Caleb Plant di ronde ke-11, Canelo Alvarez merebut sabuk juara IBF.

Sabuk itu melengkapi koleksi Canelo Alvarez, yang sebelumnya sudah memegang versi badan tinju WBA, WBC, WBO, dan The Ring.

Baca Juga: Hasil Tinju Dunia - Canelo Alvarez Jadi Thanos, Koleksi 5 Sabuk Lengkap dalam 322 Hari

Menjelang pertarungannya melawan Caleb Plant, petinju Meksiko bernama asli Santos Saul Alvarez Barragan ini sempat mengomentari kiprah petinju kelas ringan berbakat, Ryan Garcia.

Dalam beberapa kesempatan, Alvarez sempat menjadi mentor buat Ryan Garcia, yang punya kedekatan karena berdarah Meksiko.

Akan tetapi, saat ini Alvarez rupanya merasa kecewa pada perkembangan petinju berusia 23 tahun itu.



Editor : Dwi Widijatmiko
Sumber : Boxingway

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X