Trilogi Duel Canelo Alvarez vs Gennady Golovkin adalah Laga Tidak Berguna

By Febri Eka Pambudi - Selasa, 20 September 2022 | 12:00 WIB
Momen Canelo Alvarez dan Gennady Golovkin setelah beradu kuat di ring tinju, Minggu siang (18/9/2022) WIB.
TWITTER/@DAZNBOXING
Momen Canelo Alvarez dan Gennady Golovkin setelah beradu kuat di ring tinju, Minggu siang (18/9/2022) WIB.
 
JUARA.NET - Legenda tinju dunia, Oscar De La Hoya, komentari duel trilogi Canelo Alvarez vs Gennady Golovkin.
 
Duel akbar di kelas menengah super antara Canelo Alvarez vs Gennady Golovkin telah digelar pada Minggu (18/9/2022) WIB di Las Vegas.
 
Duel tersebut merupakan trilogi sekaligus menentukan raja tak terbantahkan di kelas tersebut.
 
Di tengah gegap gempita duel kedua jagoan itu, Oscar De La Hoya buka suara.
 
De La Hoya punya pandangan lain soal pertarungan tersebut.
 
Legenda tinju itu dari awal sudah mengatakan jika pertarungan ini tidak menarik.
 
Bagaimana tidak? Hal ini karena faktor usia di mana Gennady Golovkin sudah menginjak 40 tahun.
 
Dengan umur yang sudah veteran, Golovkin tidak akan mampu memberikan perlawanan ketat serta menghibur di atas ring.
 
 
 
Menurut De La Hoya, pertarungan ini hanya akan menjadi ajang deklarasi Alvarez sebagai raja tinju tak terbantahkan.
 
"Faktanya semua orang takut mengatakan kebenarannya," kata De La Hoya dikutip dari Boxing Scene.
 
"Ini adalah pertarungan yang sangat tidak berguna."
 
"GGG sudah tua sebagai seorang petinju."
 
Dalam pertarungan itu, memang terlihat jika faktor umur Golovkin tak bisa dibohongi.
 
Pasalnya selama delapan ronde pertama, Gennady Golovkin bermain lebih bertahan dengan cenderung menunggu celah untuk tidak membuang-buang stamina.
 
Dia kalah dari segi kecepatan dari Canelo Alvarez, yang lebih agresif dengan kombinasi pukulan-pukulannya.
 
Baca Juga: Keputusan Bertarung Hati-hati Bikin Gennady Golovkin Telat Bangkit

Baru pada empat ronde terakhir Golovkin mencoba bangkit dengan menekan Alvarez.

Namun, usahanya tidak membuahkan kemenangan karena sudah tertinggal skor yang cukup jauh.
 
Golovkin akhirnya dinyatakan kalah dari Alvarez dengan keputusan angka mutlak 112-116, 113-115, 113-115.
 
Kekalahan ini membuat Gennady Golovkin gagal merebut sabuk juara bergengsi milik Canelo Alvarez yakni WBA (Super), WBC, IBF, WBO dan The Ring.
 
Golovkin berarti tidak pernah menang dalam tiga pertarungannya dengan Alvarez.
 
Pada pertemuan pertama, 16 September 2017, duel berakhir imbang.
 
Golovkin kemudian kalah dengan majority decision di pertemuan kedua, 15 September 2018.
 
 



Editor : Dwi Widijatmiko
Sumber : Boxing Scene

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X