TOPIK TERPOPULER
Pebalap Sauber asal Swedia, Marcus Ericsson, saat menghadiri konferensi pers jelang GP Meksiko di Sirkuit Hermanos Rodriguez, Kamis (27/10/2016).
PEDRO PARDO/AFP PHOTO
Pebalap Sauber asal Swedia, Marcus Ericsson, saat menghadiri konferensi pers jelang GP Meksiko di Sirkuit Hermanos Rodriguez, Kamis (27/10/2016).

Tekad Marcus Ericsson Setelah Dipertahankan Sauber

JUARA.NET - Nasib baik tampaknya sedang berpihak kepada pebalap Formula 1 asal Swedia, Marcus Ericsson.

Posisi Marcus Ericsson sebagai pebalap tim Sauber tetap dipertahankan meski menjalani musim yang mengecewakan pada 2017.

Ericsson gagal mengumpulkan satu poin pun dari 20 seri balapan Formula 1 yang diikuti sepanjang musim 2017.

Bahkan, catatan Marcus Ericsson ini lebih buruk dibandingkan rekan setimnya, Pascal Wehrlein, yang berhasil mendapatkan 5 poin.

Namun, tim Alfa Romeo Sauber memilih Ericsson ketimbang Wehrlein untuk berpasangan dengan Charles LeClerc untuk musim 2018.

Marcus Ericsson memiliki pembelaan tersendiri tentang "keberuntungan" yang didapatnya sehingga terpilih sebagai pebalap Alfa Romeo Mercedes.

"Masalahnya adalah kami banyak menghabiskan waktu di barisan belakang dan tidak memperebutkan poin," ujar Ericsson dikutip JUARA.net dari Crash.

"Perbedaan poin kami terlihat besar. Tapi, jika anda melihat statistik lebih teliti, jarak antara kami berdua sangat tipis," ucap Ericsson.

Pebalap 27 tahun ini juga mengungkapkan kesulitan yang dihadapi saat mengendarai mobil yang kurang kompetitif.

"Saat Anda membalap di posisi belakang, akan sangat sulit untuk membuat orang terkesan dan menunjukkan kemampuan yang dimiliki."

"Saya ingin mengendarai mobil yang dapat menembus sepuluh besar secara rutin dan menampilkan skill yang sesungguhnya," kata Marcus Ericsson.

Balapan Formula 1 2018 akan diawali dengan seri balap GP Australia di Sirkuit Melbourne Grand Prix, 23-25 Januari.

TOPIK :

Komentar