TOPIK TERPOPULER
Sean Gelael, mesti fokus bersama tim barunya, Prema.
DOK. TABLOID BOLA
Sean Gelael, mesti fokus bersama tim barunya, Prema.

5 Syarat Toro Rosso kalau Sean Gelael Mau Tampil di F1

JUARA.NET – Ini bukan janji manis, tapi justru tantangan. Team Principal Toro Rosso, Franz Tost, memberikan 5 syarat kepada Sean Gelael kalau suatu waktu ingin tampil di Formula 1, apakah pada 2019 atau setelahnya.

Syarat itu diutarakan Tost sebagai hasil rangkuman sebuah wawancara khusus tim balap Jagonya Ayam dengan pria asal Austria ini.

Sean Gelael sendiri tahun ini bakal ikut Formula 2 bersama tim Pertamina Prema Theodore Racing

1. Fokus di Formula 2

Tost mengatakan hal terpenting adalah Sean mesti menyadari bahwa prioritas dia tahun ini adalah F2.

(Baca juga: Cetak Gol Setiap 96 Menit, Mohamed Salah Ungguli Legenda Liverpool Terdahulu)

Dia harus memperlihatkan penampilan terbaiknya di F2.

Sekarang konsentrasi dan targetnya adalah tampil bagus di F2 musim 2018 ini bersama tim papan atas, Prema.

Kalaupun nanti Sean Gelael ikut tes tengah musim dan free practice 1 lagi bersama Toro Rosso, janganlah itu dianggap sebagai tujuan dan patokan utama.

2. Berprestasi di Formula 2

Setelah mampu fokus di F2, selanjutnya adalah Sean mesti berprestasi.

Franz Tost menyatakan bahwa Sean Gelael mesti ada di posisi 3 atau 4, di papan atas.

Saat ini Tost tak bisa bilang siapa yang bakal jadi juara F2 karena belum tahu siapa saja kompetitor utama Sean.

Ada Nyck De Vries dan Lando Norris. Siapa pun dia, Sean mesti menunjukkan perlawanan hebat terhadap mereka.

Mobil F2 Sean Gelael yang baru, oleh Prema diberi sentuhan merah dan abu-abu sehingga terlihat cantik dan elegan.
Mobil F2 Sean Gelael yang baru, oleh Prema diberi sentuhan merah dan abu-abu sehingga terlihat cantik dan elegan.
Prema Powerteam

3. Terus Mengembangkan Diri

Setelah mengenali pribadi Sean Gelael, Franz Tost yakin pebalap berusia 21 tahun itu bisa berada di F1.

Tapi, semua tergantung bagaimana dia mengembangkan dirinya sendiri.

Ketika pebalap Toro Rosso sekarang masuk ke F1, Tost bilang ke mereka: "Lihat, sekarang kalian ada di F1, tapi sekarang kalian mesti bekerja teramat keras dalam segala hal."

Tost bilang begitu karena beberapa pebalap menganggap ketika sudah ada di F1 segalanya sudah beres, segala sesuatu bisa datang dengan sendirinya, tapi hal itu tak betul.

Jadi, pebalap F1 itu berarti kerja teramat keras dan mesti hidup untuk F1 selama 365 hari setahun.

4. Kedisiplinan Tinggi

Hal berikutnya adalah Sean mesti punya kedisiplinan tinggi.

Artinya dia mesti hadir tepat waktu untuk rapat, tidak sembrono mengendarai mobil berlebihan selama kualifikasi, atau dia mesti punya atensi tinggi terhadap latihan fisik serta asupan nutrisi.

(Baca juga: Gemetar Jelang Debut, Hanis Saghara Disemangati Irfan Bachdim)

5. Selalu Berinovasi

Hal terakhir yang tak kalah penting bagi Sean Gelael adalah mesti punya inovasi.

Franz Tost menganggap Sean mesti punya ide bagaimana bisa lebih baik, bisa mengalahkan rekan setim, dan sebagainya.

Artinya, Sean mesti punya cara sendiri yang bisa menempatkannya dalam hal mental dan kemampuan membalap pada situasi lebih baik dari pebalap lain.

Kalau hal itu semua ada di diri Sean Gelael, barulah Franz Tost bisa memasukkan dia sebagai pebalap dengan kepribadian tinggi dan karenanya sudah layak ikut F1.

TOPIK :

Komentar