TOPIK TERPOPULER
Mobil Pertamina Prema yang akan digunakan pebalap Indonesia, Sean Gelael, di ajang F2 musim 2018.
DOK. TABLOID BOLA
Mobil Pertamina Prema yang akan digunakan pebalap Indonesia, Sean Gelael, di ajang F2 musim 2018.

F2, Tim Pertamina Prema Buka Selubung

JUARA.NET – Tim Pertamina Prema Theodore Racing membuka selubung mereka hari Jumat (9/2/2018).

Penulis: Arief Kurniawan

Bertempat di pabrik mereka di Grisignano di Zocco, Italia, tim yang bakal dibela pebalap Indonesia, Sean Gelael, memperlihatkan mobil terbaru untuk F2 musim 2018.

Mobil itu tentu saja sudah memakai Halo, peranti pengaman di atas kokpit yang memang merupakan barang wajib seperti layaknya mobil F1 mulai tahun ini.

Dari sisi warna, Prema mempertahankan diri dengan merah. Hanya kali ini dipadu dengan warna perak.

(Baca juga: Ezra Walian Lebih Memilih Indonesia Ketimbang Kekasihnya)

Sementara bagi tim Jagonya Ayam, perpaduan warna ini adalah hal baru buat mereka.

Sejak ambil bagian di GP2/F2 dua musim lalu, Jagonya Ayam senantiasa menonjolkan warna kuning.

Team Principal Pertamina Prema, Rene Rosin, menyatakan bahwa mobil ini baru diperkenalkan sekarang karena memang belum lama mereka dapatkan.

"Karena ini mobil generasi baru, kami dan masing-masing tim hanya mendapatkan jatah satu mobil pada pertengahan Januari. Mobil kedua baru diberikan bulan Februari ini," ujar Rene Rosin ketika ditemui BOLA sepulang liburan di Raja Ampat bulan lalu.

Mobil sudah didapatkan, tapi tak bisa langsung diperkenalkan.

Pertama, melihat sponsor yang ada.

Kedua, mereka pun sibuk dengan penyesuaian yang terkait dengan mesin yang juga baru dan hal-hal teknis lain.

(Baca juga: Eks Winger Liverpool: Saya Bukan Bintang Film Porno)

"Itulah kenapa kami baru memperkenalkan mobil ini bulan Februari," ujar Rene.

Tim Pertamina Prema bakal mengusung nomor 3 (Sean Gelael) dan 4 (Nyck de Vries/Belanda) karena tim mereka finis di peringkat dua musim 2017.

Tim juara, Russian Time, sempat tidak terdaftar sebelum akhirnya mendaftar ulang.

Mereka berhak memakai nomor 1 dan 2. Nomor 1 jadi milik Artem Markelov (Rusia), sementara 2 jatah Tadasuke Makino (Jepang).

TOPIK :

Komentar