TOPIK TERPOPULER
Pebalap Repsol Honda dari Spanyol, Marc Marquez (tengah), melakukan selebrasi di podium juara GP Aragon 2017 bersama rekan setimnya asal Spanyol, Dani Pedrosa (kiri), dan pebalap Ducati yang juga berasal dari Spanyol, Jorge Lorenzo.
JOSE JORDAN/AFP PHOTO
Pebalap Repsol Honda dari Spanyol, Marc Marquez (tengah), melakukan selebrasi di podium juara GP Aragon 2017 bersama rekan setimnya asal Spanyol, Dani Pedrosa (kiri), dan pebalap Ducati yang juga berasal dari Spanyol, Jorge Lorenzo.

Marc Marquez Mengaku Tidak Butuh Team Order

JUARA.NET - Pebalap tim Repsol Honda, Marc Marquez, menegaskan bahwa dirnya tidak butuh bantuan siapapun untuk meraih titel juara dunia MotoGP 2017 termasuk dari rekan setimnya, Dani Pedrosa.

 

Dengan sisa empat seri balap dan keunggulan 16 poin atas Andrea Dovizioso (Ducati), posisi Marc Marquez memang terbilang belum cukup aman.

Pebalap Spanyol ini masih mungkin disalip Dovizoso jika gagal meraih hasil bagus pada empat seri balap tersebut.

Guna meminimalisir kemungkinan itu, tim Honda pun disinyalir bakal memakai team order guna memuluskan jalan Marquez meraih gelar juara dunia MotoGP keempat.

Namun, Marquez menolak gagasan tersebut. Menurut pebalap 24 tahun ini, dia hanya perlu fokus kepada diri sendiri agar bisa menjadi yang tercepat dalam setiap balapan.

"Jika anda menjadi yang tercepat di lintasan, anda tidak perlu bergantung pada orang lain," ujar Marquez yang dikutip dari Tuttomotoriweb, Selasa (10/10/2017).

"Anda hanya perlu berkonsentrasi pada diri sendiri, tim, dan motor. Serta tidak 100 persen bergantung kepada orang lain," kata kakak kandung pebalap Moto2, Alex Marquez, itu.

Sempat mengalami fase sulit pada paruh pertama MotoGP 2017, Marc Marquez akhirnya berhasil meraih hasil bagus pada paruh kedua musim ini.

Dalam enam balapan terakhir, pebalap Spanyol tersebut bahkan mampu naik podium sebanyak lima kali dan empat di antaranya merupakan posisi kampiun.

Satu-satunya kegagalan Marquez dalam enam seri balap terakhir ialah saat balapan di Inggris. Memacu RC213V di Sirkuit Silverstone, Marquez justru gagal finis lantaran motornya mengalami kegagalan mesin.

Secara keseluruhan, dari 14 balapan, Marquez berhasil memenangkan lima seri. Jumlah ini lebih banyak dibanding Dovizioso yang baru meraih empat kemenangan seri balap.

TOPIK :

Komentar