TOPIK TERPOPULER
Pebalap Octo Pramac dari Italia, Danilo Petrucci, melakukan selebrasi dengan timnya di parc ferme setelah menyelesaikan sesi kualifikasi GP Jepang di Twin Ring Motegi, Sabtu (14/10/2017).
TOSHIFUMI KITAMURA/AFP PHOTO
Pebalap Octo Pramac dari Italia, Danilo Petrucci, melakukan selebrasi dengan timnya di parc ferme setelah menyelesaikan sesi kualifikasi GP Jepang di Twin Ring Motegi, Sabtu (14/10/2017).

Strategi Ducati pada MotoGP 2018 Dibocorkan oleh Danilo Petrucci

JUARA.NET - Strategi Ducati pada ajang balap MotoGP 2018 secara terbuka dibocorkan oleh pebalap tim Pramac Racing, Danilo Petrucci.

Danilo Petrucci yang merupakan pebalap untuk tim satelit Ducati tersebut mengatakan bahwa semua pebalap Ducati, baik tim pabrikan maupun satelit, akan mendapat motor yang sama.

Bagi Petrucci, hal itu bukan sesuatu yang baru karena musim lalu dia mendapatkan motor yang sama dengan dua pebalap tim pabrikan Ducati, Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo.

Baca juga: Johann Zarco Sesumbar Bisa Menang pada Balapan Pembuka di Qatar

Memiliki tiga pebalap yang menunggangi motor dengan spek sama, Ducati berhasil mendongkrak performa pada tahun lalu dengan meraih enam kemenangan.

 

"Tahun ini mesin Desmosedici GP18 akan dipakai bukan hanya tim pabrikan. Tim satelit juga diberi mesin tersebut," kata Petrucci yang dikutip JUARA.net dan BolaSport.com dari GridOto.

"Tahun lalu, tim satelit Ducati berada di bagian kedua, jika ada teknologi baru. Tahun ini diberi merata," ujar pebalap Italia itu.

Hal ini berarti pebalap di tim Pramac Racing, Angel Nieto, dan Avintia Racing, kemungkinan besar bakal kecipratan motor Desmosedici GP18.

Baca juga: Rockstar Italia: Marc Marquez Lakukan Hal yang Menjijikkan!

Memiliki lebih banyak motor di grid nemang bisa memberikan keuntungan bagi sebuah tim karena mereka mendapatkan lebih banyak data.

Di kubu Honda, ada tiga pebalap yang mendapatkan motor dengan spek sama, yakni Marc Marquez, Dani Pedrosa, dan Cal Crutchlow.

Jika hal ini dilakukan Ducati, pabrikan Italia itu jelas telah memberi sinyal serius untuk bertarung dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2018.

Tentu hal itu bisa membuat tim lain waspada karena pada musim lalu Danilo Petrucci mampu empat kali naik podium.

TOPIK :

Komentar