TOPIK TERPOPULER
Selebrasi Marc Marquez (Repsol Honda) usai memenangi balapan MotoGP Spanyol 2018 yang berlangsung pada Minggu (6/5/2018).
twitter.com/HRC_MotoGP
Selebrasi Marc Marquez (Repsol Honda) usai memenangi balapan MotoGP Spanyol 2018 yang berlangsung pada Minggu (6/5/2018).

Kejanggalan Kepindahan Johann Zarco Menurut Marc Marquez

JUARA.NET - Kepindahan pebalap Yamaha Tech3, Johann Zarco, ke KTM membuat Marc Marquez merasa heran.

Pada pekan lalu (3/5/2018), Zarco resmi memilih KTM sebagai tim yang dibelanya musim depan setelah menolak tawaran dari Honda, Suzuki dan Ducati.

Marquez pun heran dengan hal tersebut. Menurut The Baby Alien, Zarco telah membuktikan kemampuannya setelah tampil lebih apik dibandingkan dengan dua pebalap pabrikan Yamaha.

Zarco berhasil menjadi runner-up di 2 dari 4 seri balap MotoGPyang telah selesai digelar.

Hasil tersebut membawa Zarco menempati posisi kedua klasemen MotoGP 2018.

Pebalap asal Prancis itu mengoleksi 58 poin dan terpaut 12 poin dari juara bertahan, Marc Marquez.

Itu berarti Zarco mengungguli dua pebalap tim pabrikan Yamaha yaitu Maverick Vinales dan Valentino Rossi, sesuatu yang dianggap Marquez sebagai hal yang aneh.

"Soal pebalap Yamaha itu aneh karena Johann adalah pebalap Yamaha yang terdepan," tutur Marquez dikutip Juara.net dari Crash.

(Baca Juga: Semenjak Menjadi Bintang Porno, Kehidupan Mantan Pesepak Bola Italia Ini Berubah Drastis!)

Marc Marquez pun berpendapat bahwa hengkangnya Zarco ke KTM membuat Yamaha telah kehilangan salah satu pebalap terbaiknya.

"Dari sudut pandang yang netral, Yamaha kehilangan pebalap yang sangat bagus. Maksud saya, dia pindah ke KTM," kata Marquez dikutip BolaSport.com dari Crash.

"Tentu pengalaman Valentino Rossi sangat bagus dan Vinales punya kecepatan mumpuni. Tapi saat ini Zarco melakukan pekerjaan yang sangat bagus," ucap Marquez menambahkan.

Yamaha sendiri sebelumnya telah membujuk Johann Zarcountuk bertahan dengan mereka.

Tim pabrikan berlogo garpu tala itu mengiming-imingi Zarco dengan motor tim pabrikan meski nantinya kembali ditempatkan di tim satelit.

 

TOPIK :

Video Pilihan

Komentar