TOPIK TERPOPULER
Sebagian perenang Indonesia berpose di sela-sela penyelenggaraan South East Asia (SEA) Age Group Swimming Championship 2017 yang berlangsung di Brunei Darussalam, 10-12 November 2017.
PB PRSI
Sebagian perenang Indonesia berpose di sela-sela penyelenggaraan South East Asia (SEA) Age Group Swimming Championship 2017 yang berlangsung di Brunei Darussalam, 10-12 November 2017.

Indonesia Raih 19 Emas pada Kejuaraan Renang SEA Age Group 2017

JUARA.NET, BANDAR SERI BEGAWAN - Indonesia menempati peringkat kedua dalam klasemen umum kejuaraan renang bertajuk 41st South East Asia (SEA) Age Group Swimming Championship 2017 yang berlangsung di Brunei Darussalam, 10-12 November.

Tim renang Indonesia menambah 5 keping medali emas pada hari terakhir penyelenggaraan, Minggu (12/11/2017).

Dari kejuaraan ini, Indoensia meloloskan empat perenang yang menembus limit A Olimpiade Remaja yang akan berlangsung di Argentina.

Selain itu, dari kejuaraan ini Indonesia meloloskan empat perenang yang mampu menembus limit-A Olimpiade Pemuda yang akan berlangsung di Argentina pada 2018.

Mereka adalah Farrel Armandio Tangkas yang tampil di nomor 200 meter gaya punggung. Dia menorehkan catatan waktu 2 menit 04,60 detik (Limit A 2 menit 05,50 detik).

Kedua adalah Azel Zelmi (nomor 200 meter gaya kupu-kupu) dengan membukukan catatan waktu 2 menit 05,72 detik (Limit-A 2 menit 05,73 detik).

Pada bagian putri, Adinda Larasati Dewi (nomor 100 meter gaya kupu-kupu) mencatat waktu 1 menit 01,94 detik. Adapun limit A adalah 1 menit 02,04 detik.

Azzahra Permatahani yang turun di nomor 200 meter gaya kupu-kupu menorehkan 2 menit 15,26 detik (limit-A 2 menit 16,34 detik).

"Pada 2014, Indonesia meloloskan dua perenang yang menembus limit B. Tahun ini merupakan sejarah karena ada empat perenang yang menembus limit A Olimpiade Remaja," kata Manajer Tim Renang Indonesia, Hartadi Nurtjojo.

"Alhamdulillah, bisa lolos. Ini kali pertama saya ikut Olimpiade Remaja. Semoga saya bisa menorehkan catatan waktu yang lebih baik demi membuka jalan saya menuju Olimpiade 2020," ucap Azzahra.

Komentar serupa juga diberikan tiga perenang lainnya.

Secara keseluruhan, kontingen Merah Putih menggoleksi 19 medali emas, 24 medali perak dan 14 medali perunggu.

Vietnam berada di peringkat pertama dengan raihan 51 medali emas, 27 medali perak, dan 13 medali perunggu.

Ranking ketiga ditempati Thailand setelah merebut 16 medali emas, 21 medali perak, dan 29 medali perunggu.

  • Editor: Delia Mustikasari
  • Sumber: PB PRSI
TOPIK :

Komentar