TOPIK TERPOPULER
Deputi IV Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Mulyana (kedua dari kanan), dalam jumpa pers Persiapan Cabang Olahraga menuju Asian Games 2018 di Gedung Kemenpora RI, Jakarta Pusat, pada Kamis (11/1/2018).
VERDI HENDRAWAN/BOLASPORT.COM
Deputi IV Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Mulyana (kedua dari kanan), dalam jumpa pers Persiapan Cabang Olahraga menuju Asian Games 2018 di Gedung Kemenpora RI, Jakarta Pusat, pada Kamis (11/1/2018).

Bimtek Peningkatan Kapasitas Pelatih dan Instruktur Digelar Kemenpora

JUARA.NET - Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana, menggelar Bimtek program peningkatan kapasitas Pelatih dan Instruktur dalam rangka mewujudkan arahan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan jumlah pelatih dan instruktur olahraga tanah air.

Penulis: Abdul Majid

Acara yang dihelat di Hotel Ambhara, Jakarta, Rabu (2/5/2018) malam itu diikuti perwakilan dari para pengurus besar cabang olahraga di Indonesia.

Menurut Mulyana, Pelatihan 100.000 pelatih dan instruktur itu sangat baik dilakukan untuk menciptakan atlet-atlet yang berpotensi kedepannya karena didukung oleh pelatih yang berkualitas.

“Kami juga punya program satu pelatih satu atlet, sebab kita punya penduduk 250 juta, kita punya program PPLP, SKO, PPLM kita juga punya program yang dibina oleh induk organisasi cabang olahraga, maka peluang 100 ribu pelatih itu dimanfaatkan oleh semua stakeholeder olahraga  terutama PPLP, SKO, PPLM dan induk olahraga dalam membina atlet potensial di daerah,” kata Mulyana seperti dikutip Juara.net dari Tribunnews.com.

(Baca Juga: Hasil Liga Champions - 4 Gol Iringi Langkah Real Madrid ke Final!)

Lebih lanjut, Mulyana berharap momen ini  bisa dimanfaatkan dengan baik dalam rangka menambah jumlah pelatih dan insturuktur, sekaligus untuk memberikan bekal kepelatihan dan instruktur tingkat dasar kepada para calon-calon pelatih dan instruktur yang tentunya akan menjadi kawah candradimuka setiap bor menjadi atlet-atlet berbakat.

“Ini kita lakukan supaya di masa yang akan datang kita tidak lagi kekurangan pelatih, tapi atlet sudah bisa kita bina dengan pelatih yang kita ciptakan,” tambahnya.



TOPIK :

Komentar