TOPIK TERPOPULER
Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Games 2018, Komjen (Pol) Syafruddin (kiri), menghadiri 2018 Asian Games OCA Fun Run yang diselenggarakan di tepi Sungai Mekong, Phnom Penh, Kamboja, Senin (7/5/2018) pagi.
Inasgoc
Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Games 2018, Komjen (Pol) Syafruddin (kiri), menghadiri 2018 Asian Games OCA Fun Run yang diselenggarakan di tepi Sungai Mekong, Phnom Penh, Kamboja, Senin (7/5/2018) pagi.

CdM Asian Games 2018 Bicara Soal Keamanan Asian Games 2018

JUARA.NET - Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Games 2018, Komjen Pol Syafruddin turut hadir dalam rapat rapat tingkat Menteri yang dipimpin langsung oleh Menko PMK, Puan Maharani terkait dengan keamanan Asian Games 2018, di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Penulis: Abdul Majid

Usai melakukan rapat tertutup, Menko PMK Puan Maharani pun memberikan penjelasan mengenai hasil rapat kepada awak media. Begitu pun dengan CdM Komjen Pol Syafruddin yang menjelaskan dari segi keamanan.

“Tentu aparat kemanan ingin menjaga stabilitas keamanan. Kami sampaikan bahwa ada dua hal pokok untuk mewujudkan itu semua,” kata pria yang juga menjabat sebagai Wakapolri tersebut.

“Pertama mengimbau kepada masyarakt untuk tetap tenang dan percayakan kepada aparat keamanan, dan yang kedua mengimbau kepada aparat kemanan untuk tetap profesional,” sambungya.

Tak hanya itu, CdM juga mengatakan bahwa dalam keamanan Asian Games nanti juga akan disiapkan cara jika nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

(Baca Juga: Jadwal Piala Thomas dan Uber 2018, Start 20 Mei Pukul 9.00 WIB)

“Kemungkinan terburuk sudah kami siapakan, karena di mana-mana di dunia ini setiap event internasional, mungkin anda pernah melihat sejarah di Olimpiade atau kejuaraan dunia sepak bola pasti itu pasti ada gangguan-gangguan,” ujar CdM Komjen Pol Syafruddin.

Bahkan, ia pun sempat membeberkan jumlah personel cadangan yang akan bertugas dalam menjaga keamanan di Jakarta dan Palembang yang menjadi lokasi perhelatan Asian Games 2018.

“Kami juga siapakan personel cadangan ada 22.000 untuk di DKI saja dan Palembang sekitar 3.000, Nanti akan kita rilis lagi, intinya ini harus sesuai dengan standar internasional,” pungkasnya.



TOPIK :

Komentar