TOPIK TERPOPULER
Anthony Joshua saat melakukan persiapan akhir sebelum melakoni duel tinju kontra Alexander Povetkin di Stadion Wembley, Inggris, (22/9/2018).
instagram.com/anthony_joshua
Anthony Joshua saat melakukan persiapan akhir sebelum melakoni duel tinju kontra Alexander Povetkin di Stadion Wembley, Inggris, (22/9/2018).

Tyson Fury Kembali Ejek Anthony Joshua dengan Kata Kasar

JUARA.NET - Petinju kelas berat, Tyson Fury, kembali mengejek rekan senegaranya, Anthony Joshua.

Hal tersebut berkaitan dengan status petinju kelas berat nomor satu yang saat ini disandang Anthony Joshua.

Saat ini, petinju berusia 29 tahun itu merupakan pemegang empat gelar juara dunia kelas berat versi WBO, WBA, IBO, dan IBF.

(Baca Juga: Floyd Mayweather Jr Disebut Takut Duel Ulang Kontra Saul Alvarez)

Namun, menurut Tyson Fury, dia adalah petinju kelas berat karena pernah memiliki empat gelar juara dunia itu.

Saat ini, Fury tengah berusaha merebut gelar juara dunia versi WBC yang dipegang Deontay Wilder (Amerika Serikat/AS) dalam duel di Staples Center, Los Angeles, AS, pada 1 Desember 2018.

"Dengar, saya sudah nomor satu. Jadi saya tidak perlu mengalahkan Wilder untuk membuktikan itu karena saya bukan mantan juara dunia. Jadi saya tidak bisa naik lagi," kata Fury yang dikutip Juara.net dari Boxing Scene.

"Akan tetapi jika dia mengalahkan saya, dia bisa menjadi nomor satu. Namun, jika saya mengalahkannya, saya tetap di mana saya berada (nomor satu)," ucap dia melanjutkan.

Tyson Fury pernah memegang empat gelar juara dunia itu saat mengalahkan Wladimir Klitschko (Ukraina).

Akan tetapi, belum sempat mempertahankannya, Fury harus kehilangan empat gelar juara dunianya.

Gelar juara dunia IBF miliknya dicabut karena menolak bertarung dengan petinju Ukraina, Vyacheslav Glazkov.

(Baca Juga: Prediksi Para Legenda Tinju Kelas Berat soal Duel Tyson Fury vs Deontay Wilder)

Sementara itu, gelar juara dunia WBO, WBA, dan IBO dilepas Fury karena fokus untuk memulihkan kondisi fisik dan mental seusai terjerat obat-obatan terlarang pada tahun 2016.

"Sabuk yang dimiliki Joshua hanyalah sabuk yang dia ambil dari tong sampah karena sabuk itu diberikan kepadanya dari saya," ujar Fury.

"Jadi, sabuk itu tidak menarik bagi saya. Saya sudah memiliki semuanya di ruang depan saya, semua di lemari dan saya pamerkan," kata dia lagi.

Alhasil, Fury hanya bernafsu untuk merebut gelar juara dunia versi WBC yang belum pernah dirasakannya.

"Satu-satunya yang terlewat adalah yang hijau (WBC), yang akan saya dapatkan pada 1 Desember. Jadi sabuk itu tidak penting (milik Joshua)," tutur Fury.

"Saya hanya tertarik dengan satu sabuk lagi. Itu yang hijau. Itu yang ingin saya bawa pulang. Dan saya tidak peduli siapa nomor dua atau tiga. Satu-satunya yang saya inginkan adalah nomor satu," ucap dia menegaskan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Yth Bolasporter, komentar dipersilahkan. . #teco #stefanocugurra #robertrene #persija #psmmakassar

A post shared by BolaSport.com (@bolasportcom) on

TOPIK :

Video Pilihan

Komentar