TOPIK TERPOPULER
Pasangan ganda putra Indonesia, Berry Angriawan/Hardianto, mengembalikan kok ke arah Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh (Thailand) pada semifinal beregu putra bulu tangkis di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (23/8/2017).
BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda putra Indonesia, Berry Angriawan/Hardianto, mengembalikan kok ke arah Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh (Thailand) pada semifinal beregu putra bulu tangkis di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (23/8/2017).

Berry/Hardianto Kerja Keras untuk Maju ke Perempat Final Thailand Masters 2018

JUARA.NET, BANGKOK - Pasangan ganda putra Indonesia, Berry Angriawan/Hardianto, dipaksa bekerja keras oleh lawan mereka, Inkarat Apisuk/Tanupat Viriyangkura, pada babak kedua turnamen Thailand Masters 2018.

Berry/Hardianto yang menempati posisi unggulan pertama harus melakoni duel sepanjang tiga gim terlebih dahulu sebelum akhirnya menang dengan skor 21-23, 21-13, 23-21, di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand, Kamis (11/1/2018).

Berry/Hardianto sempat membuka harapan untuk memenangi gim pertama kala memimpin 11-8 pada fase interval.

Akan tetapi, Apisuk/Viriyangkura menolak menyerah mudah di hadapan suporter sendiri. Tampil ngotot, mereka terus melancarkan tekanan kepada Berry/Hardianto.

Strategi ini berhasil mengganggu irama permainan Berry/Hardianto. Alhasil, gim kesatu harus diselesaikan melalui setting point.

(Baca Juga: Catat! Ini Daftar Harga Tiket Indonesia Masters 2018 yang Akan Digelar di Istora Senayan)

Apisuk/Viriyangkura memastikan kemenangan pada gim ini setelah meraih dua poin terakhir pada kedudukan imbang 21-21.

Dua poin tersebut didapat dari smes keras yang gagal diantisipasi lawan dan kesalahan yang dibuat Berry/Hardianto.

Setelah gagal mengamankan gim pertama, Berry/Hardianto tampil trengginas pada gim berikutnya.

Tanpa ampun, Berry/Hardianto terus mengungguli lawannya hingga sempat unggul 11 poin saat kedudukan 18-7.

Walau lawannya mencoba memperkecil ketertinggalan, Berry/Hardianto tetap mampu menutup gim kedua dengan kemenangan telak.

(Baca Juga: BWF Jelaskan Alasan Guangzhou Jadi Tuan Rumah World Tour Finals hingga 2021)

Persaingan sengit pada gim pertama kembali muncul saat gim penentuan dimainkan.

Kedua pasangan terlibat aksi kejar angka hingga skor sama kuat 21-21 kembali menghiasi papan skor pertandingan.

Namun, kali ini giliran Berry/Hardianto yang keluar sebagai pemenang setelah berhasil menambah dua angka beruntun untuk mengunci kemenangan 23-21.

Atas kemenangan ini, Berry/Hardianto berhak menyabet tiket ke babak perempat final untuk menghadapi pemenang dari pertandingan antara Mahiro Kaneko/Yunosuke Kubota (Jepang) melawan Jason Anthony Ho-Shue/Nyl Yakura (Kanada).

TOPIK :

Komentar