TOPIK TERPOPULER
Tiga pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia (dari kiri ke kanan), Jonatan Christie, Ihsan Maulana Mustofa, dan Anthony Ginting berfoto bersama di sela acara jamuan makan siang di Aroma Sedap, Menteng, Jakarta, Rabu (30/3/2016).
PIPIT PUSPITA RINI/JUARA.NET
Tiga pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia (dari kiri ke kanan), Jonatan Christie, Ihsan Maulana Mustofa, dan Anthony Ginting berfoto bersama di sela acara jamuan makan siang di Aroma Sedap, Menteng, Jakarta, Rabu (30/3/2016).

Jalan Terjal Wakil Tunggal Putra Indonesia pada Babak Pertama Malaysia Masters 2018

JUARA.NET, KUALA LUMPUR - Jalan terjal harus dihadapi para pebulu tangkis tunggal putra Indonesia pada babak pertama turnamen Malaysia Masters 2018.

Pada ajang yang akan berlangsung di Axiata Arena, Malaysia, pada 17-21 Januari 2018, tim tunggal putra Indonesia diwakili oleh empat pemain.

Keempat pemain tersebut adalah Tommy Sugiarto (non-pelatnas), Jonatan Christie, Ihsan Maulana Mustofa, dan Anthony Sinisuka Ginting.

Khusus untuk Tommy, laga babak pertama tampaknya tak akan menjadi kendala berarti. Pemain yang baru saja menjuarai Thailand Masters 2018 itu akan menghadapi Jeon Hyeok-jin, pemain non-unggulan asal Korea Selatan.

(Baca juga: Malaysia Masters 2018 - Praveen/Melati Jadi Wakil Indonesia Pertama yang Maju ke Babak Kedua)

Namun, tidak demikian bagi Jonatan, Ihsan, dan Anthony. Mereka mendapatkan undian babak pertama yang relatif berat.

Jonatan akan melawan pemain tunggal putra andalan Taiwan, Chou Tien Chen, yang merupakan unggulan keenam pada turnamen ini.

Sementara itu, Ihsan akan menghadapi pebulu tangkis legendaris China yang sudah tak diragukan lagi kiprahnya, yakni Lin Dan. Pada Malaysia Masters 2018, Lin Dan merupakan pebulu tangkis unggulan kelima.

Adapun Anthony bakal berjumpa dengan pemain China lainnya, Chen Long, yang berstatus unggulan ketiga.

Menghadapi Chou Tien Chen, Lin Dan, dan Chen Long tentu bukan perkara mudah bagi para pebulu tangkis tunggal putra Indonesia. Terlebih lagi, prestasi nomor tunggal putra Indonesia belum menunjukkan konsistensi dalam beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, peluang bukan berarti tertutup sama sekali. Baik Jonatan, Ihsan, maupun Anthony mempunyai kans untuk menyingkirkan lawan mereka masing-masing.

(Baca juga: Malaysia Masters 2018 - Hafiz/Gloria Susul Praveen/Melati ke Babak Kedua)

Jonatan dan Anthony, misalnya, ternyata punya catatan pertemuan yang positif atas calon lawan mereka besok. Dilansir dari Tournament Software, Jonatan telah menorehkan tiga kemenangan dari tiga laga atas Chou Tien Chen.

Anthony juga tak terlalu buruk. Dari dua laga, Anthony pernah sekali mengalahkan Chen Long, tepatnya pada Australia Open 2017.

Untuk Ihsan, dia memang belum pernah mengalahkan Lin Dan. Akan tetapi, kejutan bisa saja terjadi.

Contohnya Jonatan yang sukses membuat kejutan dengan menaklukkan Lin Dan pada ajang China Open 2017.

 

Kecepatan motor untuk kelas MotoGP telah mengalami peningkatan pesat, terlebih semenjak perubahan regulasi dari motor bermesin 500cc, 800cc hingga yang digunakan saat ini, 1000cc. Sejauh ini, rekor kecepatan tertinggi yang pernah dicapai pebalap MotoGP dibukukan Andrea Iannone saat masih membalap untuk tim Ducati. Rekor tersebut dicatat Iannone saat melakoni balapan GP Italia pada musim 2016. Kala itu, Iannone memacu motornya hingga kecepatan maksimal 354,9 kilometer per jam (km/h). Jika dibandingkan dengan edisi terakhir pada era mesin 800cc, ada peningkatan kecepatan motor sebesar 19 km/h. MotoGP 2018 akan mulai pada bulan Maret, Akankah kecepatan pebalap akan meningkat di 2018? #motogp #dorna #topspeed #ducati #honda #yamaha #ktm #suzuki #aprilia #motogp2018

A post shared by BolaSport.com (@bolasportcom) on

TOPIK :

Video Pilihan

Komentar