TOPIK TERPOPULER
Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, mengembalikan kok ke arah Daren Liew (Malaysia) pada semifinal Malaysia Masters yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Sabtu (20/1/2018).
MANAN VATSYAYANA/AFP PHOTO
Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, mengembalikan kok ke arah Daren Liew (Malaysia) pada semifinal Malaysia Masters yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Sabtu (20/1/2018).

Viktor Axelsen Raih Gelar Pertama pada 2018 Setelah Menangi Malaysia Masters

JUARA.NET, KUALA LUMPUR - Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, memastikan meraih gelar pada Malaysia Masters 2018.

Titel juara didapat seusai menumbangkan wakil Jepang, Kenta Nishimoto, 21-13, 23-21, 21-18 pada final yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu (21/1/2018) dalam laga berdurasi 72 menit.

Axelsen memulai gim pertama dengan memimpin 5-2. Selanjutnya, Nishimoto berhasil menyamakan kedudukan 5-5 dan berbalik unggul 6-5.

Nishimoto bermain lebih agresif dan menjauh 8-5. Axelsen mencetak empat poin beruntun untuk unggul 9-5.

Namun, kondisi ini tidak bertahan lama. Nishimoto kembali mencatat skor imbang 9-9.

Setelah melalui reli-reli panjang, Axelsen unggul pada interval 11-9.

Kedua pemain selanjutnya terlibat duel sengit dalam perebutan poin.

Nishimoto sempat menambah dua poin. Selanjutnya, Axelsen membuka jarak 18-11 seusai mencetak tujuh angka beruntun.

Nishimoto berusaha menipiskan selisih poin. Namun, dia selalu dalam posisi tertinggal hingga Axelsen memenangi gim ini dalam 19 menit.

(Baca juga: Malaysia Masters 2018 - Fajar/Rian Belajar dari Pengalaman Sebelumnya Saat Hadapi Duo Mads)

Pada gim kedua, Nishimoto unggul di awal 4-1. Dia menjaga keunggulan hingga kedudukan 8-4.

Axelsen berusaha mendekat 9-10. Namun, Nisihimoto kembali mempertahankan keunggulan pada interval 11-9.

Axelsen kembali menjauh 16-14 seusai mencetak dua angka berturut-turut. Nishimoto kembali mengejar ketinggalan 18-18 dan berbalik memimpin 19-18.

Laga sengit berlanjut hingga kedudukan 20-20. Setelah melalui empat kali deuce, Nishimoto berhasil memaksa terjadinya rubber game.

Pada gim penentuan, Axelsen memimpin 5-1 hingga kedudukan 15-12.

Nishimoto menipiskan selisih poin 15-15 seusai mencetak tiga poin beruntun.

Kedua pemain selanjutnya terlibat aksi bergantian mencetak poin hingga skor 18-18. Axelsen yang sudah lebih berpengalaman mencetak tiga poin beruntun untuk menyentuh angka 21 lebih dulu.

TOPIK :

Video Pilihan

Komentar