TOPIK TERPOPULER
Pasangan ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto (kiri) dan Fajar Alfian, berpose seusai menjalani uji coba lapangan Istora Senayan, Senin (22/1/2018).
NUGYASA LAKSAMANA/BOLASPORT.COM
Pasangan ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto (kiri) dan Fajar Alfian, berpose seusai menjalani uji coba lapangan Istora Senayan, Senin (22/1/2018).

Fajar/Rian Tidak Merasa Punya Beban Setelah Juarai Malaysia Masters 2018

JUARA.NET, JAKARTA - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengaku kian percaya diri alias pede setelah berhasil menjuarai Malaysia Masters 2018.

Pada laga final Malaysia Masters 2018, Fajar/Rian sukses menaklukkan pasangan tuan rumah, Goh V Shem/Tan Wee Kiong, dengan skor 14-21, 24-22, 21-13.

Keberhasilan itu membuat Fajar/Rian optimistis dalam menghadapi turnamen Indonesia Masters 2018 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, 23-28 Januari.

(Baca juga: Malaysia Masters 2018 Jadi Bahan BAM untuk Merevisi Skuat Piala Thomas)

"Kami akui keberhasilan kemarin bikin kami pede. Hal yang susah itu menjaga kondisi saja," kata Rian saat ditemui BolaSport.com di Istora, Senin (22/1/2018).

"Sekarang tinggal pintar-pintarnya kami dalam menjaga mentalitas. Namun, kami nggak merasa terbebani kok," tutur dia menambahkan.

Pasangan ganda putra Indonesia, <a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='http://bolasport.com/tag/fajar-alfian'><a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='https://juara.bolasport.com/tag/fajar-alfian'>Fajar Alfian</a></a>/<a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='http://bolasport.com/tag/muhammad-rian-ardianto'><a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='https://juara.bolasport.com/tag/muhammad-rian-ardianto'>Muhammad Rian Ardianto</a></a>, melakukan selebrasi setelah memenangi laga melawan Li Junhui/Lui Yuchen (China) pada babak pertama Prancis Terbuka, 21-19, 21-13 yang berlangsung di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Rabu (25/10/2017).
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, melakukan selebrasi setelah memenangi laga melawan Li Junhui/Lui Yuchen (China) pada babak pertama Prancis Terbuka, 21-19, 21-13 yang berlangsung di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Rabu (25/10/2017).
BADMINTON INDONESIA

Tantangan yang dihadapi Fajar/Rian memang tak mudah karena fisik mereka cukup terkuras setelah mengikuti Thailand Masters 2018 dan Malaysia Masters 2018.

Meski demikian, Fajar/Rian tetap ingin menampilkan yang terbaik di hadapan para pendukungnya di Tanah Air.

"Kami memang ikut tiga turnamen beruntun, tetapi kami pastinya nggak mau kalah. Lelah pasti ada, semua tergantung bagaimana kami menjaga fisik," ucap Fajar.

Berhasil menjadi juara di Negeri Jiran membuat Fajar/Rian termotivasi untuk kembali meraih gelar juara.

(Baca juga: Malaysia Masters 2018 - Karena Lee Chong Wei, Viktor Axelsen Tidak Akan Meremehkan Lawannya di Final)

Mereka pun berupaya keras memperbaiki kelemahan yang ada demi mencapai hasil optimal pada Indonesia Masters 2018.

"Kami masih merasa kurang ketika harus mengubah strategi permainan," ujar Fajar.

"Misalnya strategi saat gim pertama nggak tembus, kemudian kami harus ganti strategi lain. Nah, kami masih kurang cepat dalam melakukan perubahan itu," tutur dia.

Pada babak pertama Indonesia Masters 2018, Fajar/Rian akan menghadapi pasangan Hong Kong, Law Cheuk Him/Or Chin Chung.

TOPIK :

Video Pilihan

Komentar