TOPIK TERPOPULER
Pebulu tangkis tunggal putri Jepang, Nozomi Okuhara, berbicara dalam konferensi pers setelah memutuskan mundur pada Jepag Terbuka karena mengalami cedera lutut, 23 September 2017.
TOSHIFUMI KITAMURA/AFP PHOTO
Pebulu tangkis tunggal putri Jepang, Nozomi Okuhara, berbicara dalam konferensi pers setelah memutuskan mundur pada Jepag Terbuka karena mengalami cedera lutut, 23 September 2017.

Perasaan Nozomi Okuhara Setelah Jadi Penentu Kemenangan Tim Putri Jepang pada Kejuaraan Beregu Asia

JUARA.NET, ALOR SETAR - Tim putri Jepang sukses meraih gelar pada Kejuaraan Beregu Asia 2018 setelah menang 3-0 atas China pada laga final yang berlangsung di Stadium Sultan Abdul Halim, Alor Setar, Malaysis, Minggu (11/2/2018).

Tunggal putri Nozomi Okuhara yang tampil pada partai ketiga menjadi penentu kemenangan tim Jepang.

China yang merupakan juara bertahan dua tahun lalu.

China yang tampil dengan skuat muda tak mampu membendung Jepang sejak partai pertama.

Alhasil Okuhara sukses menekuk He Bingjiao di partai ketiga dengan skor 19-21, 21-16, 21-10.

Butuh 66 menit bagi Okuhara untuk membuat Jepang memastikan diri sebagai juara atas tim putri China.

(Baca Juga: Turnamen Luar Negeri akan Disiapkan untuk Pemain Fed Cup 2018)

"Saya melangkah maju, terutama di gim ketiga dan saya senang bisa memberi kemenangan bagi tim," seperti dikutip BolaSport.com dari The Star.

Juara dunia 2017 tersebut sebenarnya tidak dalam kondisi terbaik di awal tahun 2018 ini,

Cedera lulut mendera Okuhara sejak Japan Open 2017 di bulan September lalu.

 

Pebulu tangkis <a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='http://bolasport.com/tag/tunggal-putri'>tunggal putri</a> Jepang, <a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='http://bolasport.com/tag/nozomi-okuhara'>Nozomi Okuhara</a> (kanan), berpose dengan ganda putra Denmark ,Mads Conrad-Petersen, dalam konferensi pers jelang Indonesia Masters 2018 di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Senin (22/1/2018).
Pebulu tangkis tunggal putri Jepang, Nozomi Okuhara (kanan), berpose dengan ganda putra Denmark ,Mads Conrad-Petersen, dalam konferensi pers jelang Indonesia Masters 2018 di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Senin (22/1/2018).
BADMINTON INDONESIA

Hal ini pula yang membuat pebulu tangkis bertubuh mungil ini urung tampil di Superseries Finals 2017 meski mendapat wild card dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

"Saya berharap bisa comeback di All England (bulan Maret) tetapi saya ternyata saya kembali bermain seperti dulu lebih awal dari yang diperkirakan," ujar Okuhara.

Setelah berbulan-bulan melakukan rehabilitasi cedera, Okuhara akhirnya tampil untuk kali pertama di Indonesia Masters 2018.

(Baca Juga: Max Verstappen: Kalau Kami Pakai Mesin Mercedes, Kami Akan Menjauh Hingga Tidak Terlihat)

Dengan kondisi belum pulih benar, Okuhara sukses melaju hingga babak 8 besar sebelum takluk di tangan Ratcahok Intanon (Thailand) dengan skor 17-21, 10-21.

Hasil cukup baik di Kejuaraan Beregu Asia 2018 pun menjadi modal Okuhara untuk tampil maksimal di All England 2018 yang berlangsung pada 14-18 Maret 2018 di Birmingham, Inggris Raya.

TOPIK :

Komentar