TOPIK TERPOPULER
Pelatih Kepala Ganda Putra Nasional, Herry Iman Pierngadi (kanan), sedang memberikan pengarahan kepada pasangan Mohammad Ahsan/Berry Angriawan, pada babak pertama Denmark Terbuka 2016. Ahsan/Berry kalah dari  Choi Solgyu/Kim Gi Jung (Korea Selatan), dengan 21-23, 12-21, pada laga yang berlangsung di Odense Sport Park, Rabu (19/10/2016).
BADMINTON INDONESIA
Pelatih Kepala Ganda Putra Nasional, Herry Iman Pierngadi (kanan), sedang memberikan pengarahan kepada pasangan Mohammad Ahsan/Berry Angriawan, pada babak pertama Denmark Terbuka 2016. Ahsan/Berry kalah dari Choi Solgyu/Kim Gi Jung (Korea Selatan), dengan 21-23, 12-21, pada laga yang berlangsung di Odense Sport Park, Rabu (19/10/2016).

Pelatih: Servis Baru Marcus/Kevin Aman

JUARA.NET - Servis baru pasangan ganda putra nasional Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, disebut aman oleh sang pelatih, Herry Iman Pierngadi.

Hal ini disimpulkan Herry setelah Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mendatangkan hakim servis ke hall pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk menilai servis baru Marcus/Kevin.

"Kalau mereka (Marcus/Kevin) servisnya aman, saya rasa tidak terlalu ada kendala pada All England Terbuka 2018," tutur Herry yang dilansir JUARA.net dan BolaSport.com dari Badminton Indonesia, Selasa (13/3/2018).

"Sebelum berangkat ke Jerman, kami sudah tiga kali mendatangkan hakim servis ke pelatnas untuk menilai servis Marcus/Kevin dan hasilnya aman," kata Herry menambahkan.

Baca juga: Pelatih Ganda Campuran Malaysia Terkejut dengan Prestasi Anak Didiknya pada German Open 2018

Lebih lanjut, Herry mengatakan bahwa Marcus hanya terkena fault satu-dua kali saat menjalani simulasi servis bersama hakim servis.

"Saya rasa itu masih normal karena sebelum ada aturan ini mereka kan juga suka di-fault satu-dua kali, terutama Kevin," ucap Herry.

"Namun, dari tiga sesi pertemuan dengan hakim servis Indonesia tersebut, mereka bilang servis Kevin tidak ada masalah. Kita lihat saya kenyataan di pertandingan sesungguhnya," kata Herry lagi.

Pasangan ganda putra nasional Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, melakukan selebrasi saat memenangi poin atas pasangan lawan, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen pada laga final India Terbuka 2018 di Siri Fort Indoor Stadium, New Delhi, India, Minggu (4/2/2018).
Pasangan ganda putra nasional Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, melakukan selebrasi saat memenangi poin atas pasangan lawan, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen pada laga final India Terbuka 2018 di Siri Fort Indoor Stadium, New Delhi, India, Minggu (4/2/2018).
BADMINTON INDONESIA

Berbeda dengan tiga pasangan ganda putra Indonesia yang sudah menjajal regulasi servis 115 cm pada turnamen Jerman Terbuka 2018, Marcus/Kevin baru akan menghadapi hal tersebut pada All England Terbuka 2018.

Artinya, dari sisi pengalaman bertanding dengan regulasi servis yang baru, Marcus/Kevin satu langkah tertinggal dari ketiga pasangan rekannya tersebut.

Baca juga: Ini Dia Target Realistis Juara Ganda Campuran German Open 2018 pada All England Open 2018

Federasi Bulu Tangkis Dunia (Badminton World Federation/BWF) resmi memperkenalkan regulasi servis 115 cm dari permukaan lapangan pada Jerman Terbuka 2018.

Pada uji coba pertama servis 115 cm tersebut, sejumlah pebulu tangkis dunia termasuk Lin Dan (China) mengaku kecewa.

TOPIK :

Video Pilihan

Komentar