TOPIK TERPOPULER
Pasangan ganda putra Indonesia, Berry Angriawan/Hardianto, mengembalikan kok ke arah Or Chin Chung/Tang Chun Man. Berry/Hardianto menang dengan skor 18-21, 21-19, 21-12 pada laga yang digelar di Hong Kong Coliseum, Kowloon, Hong Kong, Rabu (22/11/2017).
BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda putra Indonesia, Berry Angriawan/Hardianto, mengembalikan kok ke arah Or Chin Chung/Tang Chun Man. Berry/Hardianto menang dengan skor 18-21, 21-19, 21-12 pada laga yang digelar di Hong Kong Coliseum, Kowloon, Hong Kong, Rabu (22/11/2017).

Juarai Australian Open 2018, Berry Angriawan/Hardianto Naik Peringkat

JUARA.NET - Setelah menjadi kampiun pada Australian Open 2018, peringkat Berry Angriawan/Hardianto sukses melonjak pada pekan ke-20 musim kompetisi 2018.

Pada Kamis (17/5/2018), Berry/Hardianto menikmati peringkat anyar dengan naik dua setrip dari pekan sebelumnya.

Pasangan yang akrab disapa Bento ini menduduki peringkat ke-15 usai mendapat tambahan 7.000 poin dari Australian Open 2018.

Kini Bento mengumpulkan 45.760 poin di pekan ke-20 musim kompetisi 2018.

Berry/Hardianto sukses memenangi Australian Open 2018 usai menang 21-9, 9-21, 21-15 atas sang kompatriot, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso, pada Minggu (13/5/2018).

(Baca Juga: Jadi Favorit Juara, Jepang Coret 1 Nama dalam Skuat Piala Uber 2018)

Kemenangan ini menjadi gelar pertama Bento di BWF World Tour series 2018 sekaligus menjadi pembalasan dendam yang cantik usai gagal kampiun di New Zealand Open 2018.

Sepekan sebelum Australian Open 2018, Bento harus puas menjadi runner-up di Selandia Baru.

Kekalahan 17-21, 17-21 dari Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin (Taiwan) membuat Bento gagal juara New Zealand Open 2018 pada Minggu (6/5/2018).

Kini seusai menjadi kampiun di Australian Open 2018, Bento berbahagia karena mencicipi peringkat ke-15 dunia sekaligus menjadi ganda putra terbaik ketiga Indonesia.

Meski cukup baik soal peringkat, Bento tidak diangkut ke Piala Thomas 2018 yang berlangsung pada 20-27 Mei 2018 di Bangkok, Thailand.

TOPIK :

Komentar