TOPIK TERPOPULER
Pebulu tangkis tunggal putra India, Kidambi Srikanth, mengembalikan kok ke arah Lee Chong Wei (Malaysia) pada final perorangan Commonwealth Games 2018 di Carrara Sports Indoor Stadium, Minggu (15/4/2018).
SAEED KHAN/AFP PHOTO
Pebulu tangkis tunggal putra India, Kidambi Srikanth, mengembalikan kok ke arah Lee Chong Wei (Malaysia) pada final perorangan Commonwealth Games 2018 di Carrara Sports Indoor Stadium, Minggu (15/4/2018).

Medali Emas Asian Games dan Kejuaraan Dunia 2018 Jadi Incaran Kidambi Srikanth

JUARA.NET - Pebulu tangkis tunggal putra India, Kidambi Srikanth, menjadi salah satu pemain elite dunia setelah prestasinya meroket sejak kalender kompetisi 2017.

Pada tahun tersebut, Kidambi merengkuh empat gelar superseries/superseries premier yakni Indonesian Open, Australian Open, Denmark Open, French Open.

Pemain berusia 25 tahun ini memulai prestasinya tahun ini saat tampil pada Commonwealth Games 2018.

Dia mengantar tim beregu campuran India meraih keping medali emas . Dia juga mendapat medali perak dari nomor perorangan.

"Tahun ini, kami memenangi medali emas tim pertama. Merupakan kehormatan besar bagi saya menjadi bagian dari tim ini dan saya sangat senang dengan kinerja tim secara keseluruhan," ucap Kidambi seperti dilansir BolaSport.com dari Sportskeeda.

"Saya juga memenangi medali individu pertama saya pada Commonwealth Games. Meskipun saya kehilangan medali emas, saya senang dengan bagaimana cara bermain saya selama sepuluh hari itu."

Sebelum menghadapi pertandingan besar, Kidambi membagikan rahasia bagaimana cara dia menghadapi tekanan.

"Saya tidak memikirkan hasil akhirnya. Satu-satunya hal yang penting bagi saya adalah memberikan seluruh kemampuan saya 100 persen," kata Kidambi.

Baca juga: Raih Prestasi Cemerlang pada 2017, Kidambi Srikanth Diangkat sebagai Pegawai Pemerintah

"Saya ingin bahagia setiap kali keluar dari lapangan meskipun saya kalah atau menang. Saya hanya ingin bahagia dengan cara saya bermain. Satu jam melawan rival sangat penting," tutur Kidambi.

Kidambi menjelaskan bahwa sebelum turnamen, dia berlatih selama 3-4 pekan agar dapat tampil maksimal saat menjalani pertandingan berdurasi satu jam dengan baik.

"Saya hanya ingin bahagia setelah pertandingan. Saya dan tidak ingin menyesal jika tidak mencoba strategi atau stroke tertentu," aku Kidambi.

Kidambi selanjutnya membidik target pada Kejuaraan Dunia 2018 di Nanjing, China ( 30 Juli-5 Agustus) dan Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang pada 18 Agustus-2 September.

Baca juga: Gagal pada Piala Uber 2018, China Dikabarkan Pecat Zhang Ning sebagai Pelatih

Demi mencapai dua turnamen prestisius tersebut, dia tidak diturunkan pada Piala Thomas 2018 yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Thailand, 20-27 Mei, lalu.

"Saya memiliki target meraih gelar pada Kejuaraan Dunia dan Asian Games pada Juli dan Agustus nanti dan saya akan fokus untuk melakukan yang terbaik di sana," ujar Kidambi.

Kidambi saat ini menduduki peringkat keempat dunia setelah Viktor Axelsen (Denmark), Son Wan-ho (Korea Selatan), dan Shi Yuqi (China).

TOPIK :

Video Pilihan

Komentar