TOPIK TERPOPULER
Pelatih ganda campuran nasional, Richard Mainaky, berpose di sela penyelenggaraan Indonesia Masters di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (27/1/2018).
DELIA MUSTIKASARI/BOLASPORT.COM
Pelatih ganda campuran nasional, Richard Mainaky, berpose di sela penyelenggaraan Indonesia Masters di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (27/1/2018).

Richard Mainaky Tak Sabar Lihat Aksi Para Pemain Pelapis Ganda Campuran

Enam pasangan ganda campuran nasional tuan rumah siap beradu nasib pada turnamen Indonesia Open 2018 yang akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, 3-8 Juli mendatang.

Tak hanya itu, pelatih kepala ganda campuran nasional, Richard Mainaky, juga mengaku sudah tidak sabar ingin melihat aksi para pemain pelapis.

Tahun ini, selain menurunkan pasangan juara bertahan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, tim ganda campuran nasional juga menggantungkan asa kepada duet Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto, Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja, Ronald Alexander/Annisa Saufika, dan Yantoni Edy Saputra/Marsheilla Gischa Islami.

(Baca juga: Indonesia Open 2018 - Baru Babak Kesatu, 6 Wakil Indonesia Sudah Harus Saling Bunuh)

Namun, ujian berat berupa bertemu para pemain unggulan pada babak-babak awal sudah siap menghadang pasangan-pasangan pelapis tersebut.

Salah satunya ialah duet Hafiz/Gloria yang berpeluang bertemu pasangan unggulan keenam asal Denmark, Mathias Christiansen/Christinna Pedersen, pada babak kedua.

Pekan lalu, Hafiz/Gloria sukses membuat kejutan dengan mengalahkan Christiansen/Pedersen pada babak kedua Malaysia Open 2018.

"Hasil undian di sini (Indonesia Open 2018) bagus untuk pemain pelapis. Mereka bisa menguji sejauh mana kemampuan mereka saat bertemu pemain-pemain level elite," tutur Richard yang dilansir BolaSport.com dari Badminton Indonesia, Senin (2/7/2018).

"Misalnya, Hafiz/Gloria. Apakah mereka bisa menang lagi dari pasangan Denmark (Christiansen/Pedersen)? Persentase performa mereka ini yang akan dinilai," kata Richard lagi.

Lebih lanjut, Richard mengaku tidak khawatir dengan tekanan yang muncul sebagai pemain tuan rumah.

Gemuruh Istora Senayan justru dinilai Richard Mainaky akan memacu semangat para anak-anak didiknya.

"Main di kandang sendiri tidak menjadi beban buat tim kami. Namun, pasti ada rasa ingin memberikan yang terbaik," ucap Richard.

"Nah, ini yang harus bisa dikontrol," kata pria yang gemar berburu kalong itu.

(Baca juga: LeBron James Resmi ke Lakers, Begini Reaksi para Tokoh Olahraga Dunia)

Tahun lalu, Indonesia hanya bisa meraih satu gelar juara Indonesia Open melalui pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Sementara itu, pasangan ganda putra terbaik Tanah Air, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, gagal berbicara banyak lantaran tersingkir sejak babak pertama.

Berikut jadwal pertandingan babak pertama para wakil ganda campuran Indonesia pada Indonesia Open 2018.

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (1) vs Tan Kian Meng/Lai Pei Jing (MAS)

Yantoni Edy Saputra/Marsheilla Gischa Islami vs Yugo Kobayashi/Misaki Matsutomo (JPN)

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti vs Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah (HKG)

(Baca juga: Andy Murray Tidak Menyesal Mundur dari Wimbledon 2018)

Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto vs He Jiting/Du Yue (CHN)

Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja vs Ronan Labar/Audrey Fontaine (FRA)

Riky Widianto/Masita Mahmudin vs Wang Chi-Lin/Lee Chia-Hsin (TPE)

Ronald Alexander/Annisa Saufika vs Joachim Fischer Nielsen/Alexandra Boje (DEN)

TOPIK :

Video Pilihan

Komentar