TOPIK TERPOPULER
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, mengembalikan kok ke arah Lee Jhe-Huei/Lee Yang (Taiwan). Fajar/Rian kalah dengan skor 11-21, 19-21 pada laga perempat final yang berlangsung di Stade Pierre de Coubertin, Jumat (27/10/2017).
BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, mengembalikan kok ke arah Lee Jhe-Huei/Lee Yang (Taiwan). Fajar/Rian kalah dengan skor 11-21, 19-21 pada laga perempat final yang berlangsung di Stade Pierre de Coubertin, Jumat (27/10/2017).

Fajar/Rian Kembali ke Peringkat Terbaik Usai Jadi Semifinalis Indonesia Open 2018

JUARA.NET - Usai jadi semifinalis Indonesia Open 2017 yang digelar pada 3-8 Juli 2018, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sukses kembali ke peringkat terbaik.

Memasuki pekan ke-28 kalender kompetisi 2018 yang terhitung sejak hari ini, Kamis (12/7/2018), Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akhirnya kembali menduduki peringkat ke-9 dunia.

Posisi tersebut merupakan yang terbaik bagi Fajar/Rian selama berlaga pada level senior.

Duet Fajar/Rian memastikan diri kembali ke peringkat ke-9 dunia setelah mendapat tambahan 8.400 poin sebagai hasil dari menjadi semifinalis Indonesia Open 2018.

Melalui tambahan poin tersebut, Fajar/Rian kini total mengantongi 55.436 poin.

Kali terakhir Fajar/Rian menduduki peringkat ke-9 dunia ialah pada 31 Mei lalu.

Mereka hanya seminggu berada di posisi tersebut.

Kini, dua bulan berselang, Fajar/Rian akhirnya menduduki kembali peringkat tertinggi mereka yang sempat hilang.

Pada Indonesia Open 2018, langkah Fajar/Rian terhenti di tangan rekan senegara mereka yang juga merupakan pasangan ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

(Baca Juga: Bikin Sejarah Baru di Kejuaraan Dunia, Atlet Lari Indonesia Asal NTB Ini Dapat Pujian dari Menteri)

Dalam laga babak semifinal yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Fajar/Rian kalah 13-21, 10-21 dari Marcus/Kevin.

Status peringkat ke-9 dunia menegaskan pasangan Fajar/Rian sebagai ganda putra terbaik kedua Indonesia setelah Marcus/Kevin.

Kedua pasangan ganda putra ini dipastikan akan menjadi tulang punggung Indonesia pada cabang olahraga bulu tangkis, baik kategori beregu maupun perorangan, Asian Games 2018.

 

TOPIK :

Komentar