TOPIK TERPOPULER
Pebulu tangkis Jepang, Nozomi Okuhara, bersiap melakukan serve pada laga perempat final nomor tunggal putri Asian Games 2018, di Istora Senayan, Jakarta, pada 20 Agustus 2018.
SONNY TUMBELAKA/AFP
Pebulu tangkis Jepang, Nozomi Okuhara, bersiap melakukan serve pada laga perempat final nomor tunggal putri Asian Games 2018, di Istora Senayan, Jakarta, pada 20 Agustus 2018.

Nozomi Okuhara Bikin Perbandingan Soal Istora Senayan dan Venue Japan Open

JUARA.net - Nozomi Okuhara dan Kento Momota, dua pebulu tangkis asal Jepang, berbicara soal venue Japan Open 2018 dan Istora Senayan.

Dua pebulu tangkis Jepang ini sama-sama berjuang untuk beradaptasi dengan kondisi di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, yang juga akan menjadi venue Olimpiade 2020.

"Saya merasa jika pertandingan kemarin kurang memuaskan dan mungkin masih banyak yang harus diperbaiki," ujar Okuhara seperti dikutip BolaSport.com dari Badminton Spirit.

Keluhan Okuhara ini cukup mendasar karena Japan Open tahun ini tidak lagi digelar di Tokyo Metropolitan Gymnasium seperti tahun lalu.

Tak heran jika para pebulu tangkis tuan rumah pun merasa perlu untuk beradaptasi agar bisa memberikan penampilan terbaik di Japan Open 2018.

Bahkan Okuhara membandingkan venue Japan Open dengan Istora Senayan, Jakarta yang tak lain adalah tempat pertandingan bulu tangkis di ajang Asian Games 2018.

(Baca Juga: Jadwal F1 GP Singapura 2018 - Persaingan Hamilton dan Vettel Bakal Berlanjut di Jalanan Negeri Singa)

"Kondisi lapangan sangat berbeda dari venue saat Asian Games di Indonesia. Bola tidak bisa terbang, venue pertandingan cukup luas dan sepi," celetuk Okuhara.

Okuhara yang menang atas wakil Hong Kong Cheung Ngan Yi mengaku masih belum puas dengan kemenangan pada babak 32 besar Selasa (11/9/2018) kemarin.

Apalagi Okuhara memperoleh kemenangan karena sang lawan memutuskan rehat di tengah pertandingan gim kedua.

Suasana eksterior Istora Senayan pada malam hari.
Suasana eksterior Istora Senayan pada malam hari.
AULLI REZA ATMAM/BOLASPORT.COM

"Meskipun saya cukup mendominasi tetapi saya merasa belum bisa beradaptasi hingga akhir pertandingan," ucap Okuhara.

"Saya merasa masih butuh banyak evaluasi. Ini baru babak pertama, untuk mencoba melakukan berbagai jenis gaya permainan.

"Sebenarnya saya cukup malu karena pertandingan harus berakhir di tengah-tengah," kata Okuhara menandaskan.

Okuhara menggenggam tiket 16 besar Japan Open 2018 usai menang 21-13, 13-12 dari Cheung yang memutuskan retired saat pertandingan berlangsung selama 32 menit.

Pada babak kedua, Okuhara akan berhadapan dengan rekan senegaranya, yaitu Sayaka Sato, untuk memperebutkan tiket perempat final.

(Baca juga : Tiba-tiba Unggah Momen Bertanding Hadapi Egy Maulana Vikri Dkk, Kiper Tangguh Thailand Ini Dilanda Rindu?)

Nozomi Okuhara memang punya motivasi lebih untuk turnamen Japan Open 2018 setelah tahun lalu gagal tampil maksimal.

Status sebagai juara dunia 2017 tidak membantu Nozomi untuk merengkuh gelar lantaran mengalami cedera lutut menjelang babak semifinal.

Atlet Jepang berpostur mungil ini menuliskan cuitan di Twitter pribadinya sambil mengunggah foto ketika ia tampil di Asian Games 2018.

"Daihatsu Yonex Japan Open 2018 akan berlangsung mulai besok! Besok mulai pukul 10 pagi. Mohon dukungannya," tulis akun @nozomi_o11.

Unggahan tersebut pun langsung ditanggapi positif oleh para netter yang mengetahui cuitan Okuhara.

Banyak yang memberikan dukungan penuh agar Okuhara meraih hasil terbaik di depan publik sendiri.

TOPIK :

Komentar