TOPIK TERPOPULER
Klaas Jan Huntelaar memperlihatkan kekesalannya saat pertandingan UEFA EURO 2016 antara Belanda dan Republik Ceko di Amsterdam Arena, 13 Oktober 2015.
DEAN MOUHTAROPOULOS/GETTY IMAGES
Klaas Jan Huntelaar memperlihatkan kekesalannya saat pertandingan UEFA EURO 2016 antara Belanda dan Republik Ceko di Amsterdam Arena, 13 Oktober 2015.

Perpisahan Huntelaar dengan Schalke

JUARA.net - Satu per satu, pesepak bola kelas dunia meninggalkan Veltins Arena. Pada peng- ujung musim 2016/17, giliran Klaas-Jan Huntelaar yang meng- akhiri kariernya di Schalke. Kontrak Huntelaar bersama Schalke berakhir pada Juni 2018. 

Penulis: Wieta Rachmatia

Kabar yang beredar menyebutkan, bomber berusia 33 tahun ini memi­lih pulang ke Belanda dan bergabung dengan klub lamanya, Ajax Amsterdam.

Sabtu (13/5), Huntelaar melakoni penampilan terakhirnya di kandang Schalke.

"Sungguh suatu kehormatan bagi saya untuk bermain bagi Schalke, sebuah klub yang begitu dicintai suporternya," tulis The Hunter melalui akun Twitter miliknya.

"Saya harap kita bertemu lagi. Mungkin saat putra saya bermain untuk Schalke dalam sepuluh tahun ke depan," lanjutnya.

Sebagai bentuk loyalitas terhadap Schalke, Huntelaar memang mema- sukkan putranya yang bernama Seb (8) ke akademi sepak bola The Royal Blues.

Sayang, The Hunter gagal menyumbangkan gol dalam aksi terakhirnya di Veltins Arena.

Ia juga tak mampu membawa Schalke ke kompetisi antarklub Eropa pada musim mendatang. Hanya mengumpulkan 42 poin hingga pekan ke-33, Schalke tak akan bisa merangsek ke zona Liga Europa.

Secara total, Huntelaar sudah mengoleksi 82 gol Bundesliga selama tujuh tahun membela Schalke. Ia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak kedua Schalke di Liga Jerman dan semua kompetisi (126 gol).

Bersama Schalke, eks pemain Madrid ini telah tampil dalam empat turnamen Liga Champion serta sukses mengangkat trofi juara DFB Pokal pada 2011.

"Klaas-Jan telah meraih banyak kesuksesan melalui torehan golnya. Dia selalu mampu menjelma sebagai sosok pemain penting di lapangan," puji kapten tim Schalke, Benedikt Hoewedes.

"Klaas-Jan akan selalu berada di hati para suporter melalui sikapnya yang rendah hati," lanjut bek tim nasional Jerman ini.

TOPIK :

Komentar