TOPIK TERPOPULER
Mitra Kukar berencana tinggalkan Stadion Aji Imbut.
Herka Yanis/Bolanews
Mitra Kukar berencana tinggalkan Stadion Aji Imbut.

Ingin Angker, Mitra Kukar Berencana Pindah Kandang

Musim depan Mitra Kukar bisa jadi tidak menggunakan Stadion Aji Imbut sebagai markas. Sebagai gantinya, Tim Naga Mekes bakal "pulang" ke kandang asli di Stadion Rondong Demang.

Ketua Umum Mitra Kukar, Endri Irawan, mengungkapkan rencana kepindahan itu didasari fakta bahwa Stadion Aji Imbut, berkapasitas 35 ribu penonton, kerap terasa lengang walau Mitman dan Mitgirl aktif mendukung perjuangan klub secara langsung.

"Jumlah mereka tidak seberapa apabila dibandingkan dengan kapasitas stadion yang besar. Kami butuh atmosfer yang lebih menggigit," ujarnya.

Endri menjelaskan kapasitas Stadion Rondong Demang yang berada di pusat Kota Tenggarong, sekitar 6000 penonton, lebih pas untuk menampung animo suporter.

"Stadion bakal dipenuhi penonton sehingga mampu menimbulkan kesan angker bagi tim tamu. Para pemain juga akan lebih termotivasi karena melihat stadion penuh," ucapnya.

CEO PT Kutai Kartanegara Sport Mandiri, pengelola Mitra Kukar itu, menambahkan dari data terakhir, klub melihat kecenderungan penurunan jumlah penonton selepas ambruknya jembatan Kutai Kartanegara pada 2011.

Hal itu bisa dimaklumi karena pendukung Naga Mekes harus mengeluarkan usaha ekstra untuk mencapai Stadion Aji Imbut yang berada di Tenggarong Seberang, terlebih jika pertandingan digelar malam hari.

"Pendukung dari kalangan usia belasan, SD hingga SMP, kerap dilarang orangtua mereka untuk menonton pertandingan di malam hari. Mereka khawatir jika anak-anak harus menyeberangi Sungai Mahakam di malam hari karena rentan kecelakaan. Padahal penonton golongan usia belasan ini biasanya dipenuhi semangat mendukung klub," kata Endri.

Alasan itu pula yang semakin menguatkan rencana klub untuk pindah kandang. Manajer Mitra Kukar, Roni Fauzan, mengungkapkan saat ini Stadion Rondong Demang sedang direnovasi dan diperkirakan baru bisa digunakan musim depan.

"Lapangan sudah jadi, tetapi lampu belum dipasang menunggu lelang yang dilakukan Pemda. Begitu pula dengan pembangunan fasilitas penunjang lain belum dilakukan," ucap Roni.

TOPIK :

Komentar