TOPIK TERPOPULER
  Sayap Kroasia, Ivan Perisic, mengontrol bola sebelum melesakkan tembakan yang menghasilkan gol ke gawang Prancis dalam laga final Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Moskow, 15 Juli 2018.
ODD ANDERSEN / AFP
Sayap Kroasia, Ivan Perisic, mengontrol bola sebelum melesakkan tembakan yang menghasilkan gol ke gawang Prancis dalam laga final Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Moskow, 15 Juli 2018.

Ivan Perisic, Pesepak Bola Andalan Kroasia Sekaligus Atlet Voli Pantai

JUARA.NET - Bersama timnas Kroasia, Ivan Perisic harus mengalami kekalahan dari Prancis pada laga final Piala Dunia 2018. Namun siapa sangka ternyata ia juga adalah atlet bola voli pantai profesional.

Pada laga final yang digelar di Stadion Luzhniki, Moskow, Minggu (15/7/2018), timnas Kroasia kalah 2-4 dari timnas Prancis.

Pada laga itu, Ivan Perisic jadi salah satu pencetak gol Kroasia.

Namun, sebelum mencetak gol tersebut, Perisic sempat menjadi pesakitan dengan melakukan handball di kotak penalti sendiri yang mengakibatkan Prancis mendapat hadiah tendangan penalti dari wasit.

Baca juga: Sejak Level Junior hingga Senior di Timnas Prancis, Bek Ini Belum Pernah Kalah

Soal memainkan bola dengan tangan memang bukan hal baru bagi Perisic.

Perisic tercatat pernah mewakili negaranya dalam ajang bola voli pantai secara profesional.

Hal ini terjadi dalam Turnamen Porec Major dalam rangkaian FIVB Beach Volleyball World Tour tahun 2017 lalu.

Ini adalah turnamen elit voli pantai untuk para profesional yang diselenggarakan oleh FIVB, Federasi Voli Pantai Internasional.

Pada turnamen tersebut, Perisic berpasangan dengan rekan senegaranya, Niksa Dell'orco.

Berikut cuplikan saat Perisic bermain voli pantai pada turnamen tersebut:

Baca juga: Siapa Sih yang Tak Ingin Menguangkan Lionel Messi?

"Ini selalu menjadi mimpi saya, saya sudah bermain voli pantai sejak usia 10 tahun," ujar Perisic kala itu seperti dilansir BolaSport.com dari ESPN.

"Saya selalu berlatih dengan teman-teman saya setiap musim panas. Saya ingin berterimakasih kepada semua orang yang memberi saya kesempatan ini, rasanya luar biasa meski saya kalah," tutur gelandang Inter Milan tersebut.

Memang, pada turnamen itu Perisic harus mengalami tiga kekalahan dari tiga laga yang ia jalani.

Berturut-turut ia kalah 0-2 (10-21, 10-21) dari Alvaro Filho/Saymon (Brasil), 0-2 (11-21, 16-21) dari Brunner/Patterson (AS), dan 0-2 (8-21, 14-21) dari Crabb Ta./Gibb (AS).

TOPIK :

Video Pilihan

Komentar