Khamzat Chimaev Pernah Ditahan 8 Jam di Irlandia karena Mau Pukuli Conor McGregor

By Dwi Widijatmiko - Kamis, 30 Juli 2020 | 10:09 WIB
Khamzat Chimaev, menang dua kali dalam pertarungan UFC di Fight Island.
MMA JUNKIE
Khamzat Chimaev, menang dua kali dalam pertarungan UFC di Fight Island.

JUARA.NET - Bintang baru UFC, Khamzat Chimaev, mengungkapkan dirinya pernah ditahan di Bandara Irlandia karena mengejar Conor McGregor untuk menghajarnya.

Khamzat Chimaev mengisahkan cerita tersebut kepada jurnalis MMA, Adam Zubayraev.

Khamzat Chimaev mengaku marah pada Conor McGregor karena tingkahnya menjelang duel melawan Khabib Nurmagomedov pada Oktober 2018.

Dalam perang mulut, juga perang kata-kata di media sosial menjelang pertarungan, McGregor antara lain menghina latar belakang Khabib sebagai orang dari Chechnya.

Baca Juga: Bos UFC Merasa Khamzat Chimaev Siap Habisi Kamaru Usman Kapan Saja

Chimaev juga lahir di Chechnya kendati kemudian dia pindah ke Swedia pada 2011.

Hinaan McGregor pada orang Chechnya membuat Chimaev marah pada The Notorious.

"Jujur saja, saya ingin memukulinya," kata Chimaev seperti dikutip Juara.net dari Sportbible.

"Banyak orang mengira saya ke Irlandia untuk membantu McGregor bersiap menghadapi Khabib. Saya datang ke sana bukan hanya untuk Khabib, tetapi juga untuk melindungi kehormatan dan kebanggaan kami."



Editor : Dwi Widijatmiko
Sumber : Sportbible

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X