TOPIK TERPOPULER
  Penampilan tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, di babak perempat final Thailand Open 2018.
BWFWORLDTOUR.COM
Penampilan tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, di babak perempat final Thailand Open 2018.

Gregoria Mariska Tak Mampu Redam Perlawanan Ratchanok Intanon

JUARA.NET - Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, gagal melaju ke babak perempat final Japan Open 2018.

Langkah Gregoria dihentikan Ratchanok Intanon (Thailand), dengan skor 15-21, 13-21, pada laga babak kedua yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Kamis (13/9/2018).

Gregoria memulai gim pertama dengan baik setelah unggul 9-3.

Intanon berusaha mengejar ketinggalan, namun Gregoria menutup interval dengan keunggulan 11-5.

Selepas jeda interval, Gregoria sempat menambah satu angka sebelum  Intanon mendekat 11-12 setelah mencetak enam poin beruntun.

Gregoria yang tidak mampu keluar dari tekanan berhasil disamakan kedudukannya oleh Intanon menjadi 12-12.

Kondisi berbalik setelah Intanon memimpin 13-12. Intanon selanjutnya mendominasi laga 17-12. Gregoria berusaha mendekat 13-18.

Namun, Intanon yang sudah memegang kendali permainan berhasil menyentuh angka 21 lebih dulu.

Baca juga: Japan Open 2018 - Ini yang Anthony Ginting Persiapkan untuk Hadapi Viktor Axelsen pada Perempat Final

Pada gim kedua, Intanon kembali memimpin 4-1. Gregoria berusaha mengejar ketinggalan 5-2 dan 4-8.

Akan tetapi, Intanon memimpin pada interval 11-4. Intanon terus mendominasi permainan 16-5.

Meski tertinggal cukup jauh, Gregoria berusaha menipiskan selisih angka 10-17. Akan tetapi, Intanon yang sudah unggul berhasil memastikan diri sebagai  pemenang.

Melalui hasil ini, Gregoria semakin tertinggal dalam rekor pertemuan dengan Intanon, 0-2.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Berikut rekor semusim Liga Champions. . Apa komentar kalian? . #liverpoolfc #acmilan #valencia #bayerleverkusen #barcelonafc

A post shared by BolaSport.com (@bolasportcom) on 

TOPIK :

Video Pilihan

Komentar